• Sabtu, 18 April 2026

Rendra Masdrajad Safaat Prihatin atas Aksi Bunuh Diri Mahasiswa di Jembatan Tunggulmas

Photo Author
Bridgeta Elisa Putri, Wartajatim.co.id
- Minggu, 13 April 2025 | 19:30 WIB
Rendra Masdrajat Safaat ((dok. Pribadi Rendra Masdrajad Safaat))
Rendra Masdrajat Safaat ((dok. Pribadi Rendra Masdrajad Safaat))

WartaJatim.CO.ID - Anggota DPRD Komisi C dari Fraksi PKS, Rendra Masdrajad Safaat, menyampaikan rasa duka mendalam dan keprihatinannya atas peristiwa tragis yang menimpa seorang mahasiswa yang perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Malang, yang diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari jembatan.

Peristiwa ini telah diberitakan oleh berbagai media dan kembali mengingatkan kita pada urgensi penanganan serius terhadap isu kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan remaja.

Baca Juga: Soroti Ekonomi Melemah, Rendra Masdrajad Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

“Saya turut berduka cita dan sangat prihatin dengan kejadian ini. Apalagi, ini bukan kali pertama terjadi di Kota Malang. Ini peringatan serius bagi kita semua,” ujar Rendra.

Sebagai kota yang dikenal dengan julukan Kota Pendidikan, Malang memiliki puluhan perguruan tinggi negeri maupun swasta yang menjadi tujuan belajar mahasiswa dari berbagai daerah.

Rendra menilai, peristiwa ini seharusnya menjadi momentum bersama untuk mengevaluasi dan memperkuat perhatian terhadap kondisi psikologis generasi muda.

Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Dukung Penuh Rencana Pemkot Malang Bangun Kampus 2 MIN 1 hingga MAN 2 di Islamic Center

“Pemerintah perlu segera mengambil langkah nyata. Pengamanan di area-area rawan seperti jembatan harus diperketat. Tapi tidak cukup hanya itu pembinaan dan pendampingan remaja, khususnya mahasiswa, harus menjadi prioritas lintas sektor,” tambahnya.

Rendra juga menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat baik dari kampus, keluarga, komunitas, hingga pemerintah daerah untuk bersinergi dalam menciptakan ruang aman dan nyaman bagi para mahasiswa.

Baca Juga: Penertiban PKL Alun-Alun Malang, Rendra Masdrajad Dorong Solusi yang Mengedepankan Kesejahteraan

“Kita semua harus hadir dan peduli. Jangan hanya bicara prestasi akademik, tapi juga kondisi mental anak-anak kita. Apalagi institusi pendidikan tinggi kita jadi percontohan di berbagai daerah. Jaga kawan, jaga kerabat, jangan sampai ada yang merasa sendirian hingga kehilangan semangat hidup,” tutup Rendra.

Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak menutup mata, serta membuka ruang diskusi dan pendampingan yang lebih luas dan mudah diakses, demi mencegah tragedi serupa terjadi kembali di masa mendatang.

***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X