• Sabtu, 18 April 2026

Titiek Puspa dan Jejak Istana: Mengalun Hingga Eropa Bersama Lensois

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 14 April 2025 | 10:47 WIB
potret Titiek Puspa, legendaris musisi Indoenesia (foto: pinterest.com)
potret Titiek Puspa, legendaris musisi Indoenesia (foto: pinterest.com)

Konon, salah satu pendirinya adalah cucu dari pengagum berat Titiek Puspa pada era 70-an yang sempat tinggal di Jakarta dan menyimpan koleksi piringan hitam penyanyi legendaris itu. Dari koleksi itulah benih inspirasi ditanam, dan kini berkembang menjadi gerakan seni internasional.

Baca Juga: Pesan Menyentuh Titiek Puspa yang Baru Terungkap Setelah Wafat

Meski Titiek Puspa sendiri belum memberikan komentar resmi, banyak pengamat budaya melihat hal ini sebagai bentuk nyata dari “warisan istana” yang terus hidup dan berkembang lintas generasi, bahkan lintas benua.

Kisah Titiek Puspa adalah mozaik dari sejarah, seni, dan identitas. Dari nama yang diberikan oleh Proklamator Soekarno hingga pengaruhnya yang tak disangka menjalar ke komunitas seni di Eropa seperti Grup Lensois, Titiek Puspa membuktikan bahwa seni adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara lokal dan global.

Kepergiannya pada 10 April 2025 di usia 87 tahun menandai akhir dari sebuah era, namun warisan karyanya akan terus hidup dan menginspirasi lintas generasi.

 

Penulis: Ummu Kultsum Naviza

(ukn)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X