• Sabtu, 18 April 2026

Gibran Ingatkan Puncak Bonus Demografi Indonesia, Sebut Peluang Penentu Masa Depan Bangsa

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 April 2025 | 10:53 WIB
Wapres Gibran bicara tentang bonus demografi Indonesia.  (Tangkapan layar YouTube Wakil Presiden Indonesia)
Wapres Gibran bicara tentang bonus demografi Indonesia. (Tangkapan layar YouTube Wakil Presiden Indonesia)

WartaJatim.CO.ID- Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengajak generasi muda Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam menyambut masa keemasan bangsa, era bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030 hingga 2045.

“Indonesia akan mendapatkan puncak demografi di tahun 2030 sampai tahun 2045,” ujar Gibran dalam video resmi yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia pada Sabtu, 19 April 2025.

Ia menekankan bahwa momen ini harus dimanfaatkan dengan serius oleh anak muda.

Baca Juga: Wapres Gibran Blusukan ke Pusat Kendali Tol! Pantau Balik Lebaran 2025, Sampaikan Pesan Penting untuk Pemudik

Bonus demografi adalah kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibanding usia non-produktif.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), kondisi ini bisa membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, jika dikelola dengan baik.

Diperkirakan, lebih dari separuh dari sekitar 280 juta penduduk Indonesia akan berada di usia produktif pada periode tersebut.

Baca Juga: Tak Disangka! Ini yang Ditemukan Gibran Saat Tinjau Command Center Jasa Marga di Puncak Arus Balik Lebaran

“Kesempatan ini tidak akan datang dua kali,” tegas Gibran.


“Ini adalah peluang emas untuk membawa Indonesia menuju kemajuan. Bonus demografi jangan hanya dilihat sebagai angka statistik, tapi sebagai jawaban untuk masa depan bangsa,” lanjutnya.

Namun, Wapres juga mengingatkan bahwa bonus demografi bisa menjadi pedang bermata dua.

Baca Juga: Gibran Ungkap Prabowo Sudah Memiliki Solusi Terkait Polemik CASN 2024 yang Kepalang Resign dari Pekerjaan Lama tapi Pengangkatan Diundur

Tanpa kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni, peluang ini justru dapat berubah menjadi beban.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pendidikan, pelatihan keterampilan, dan semangat inovasi di kalangan generasi muda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X