• Sabtu, 18 April 2026

Perkembangan Terbaru Skandal OCI Taman Safari: Korban Terpuruk Tak Mengenali Keluarganya, TSI Nyatakan Siap Hadapi Audit

Photo Author
Bridgeta Elisa Putri, Wartajatim.co.id
- Jumat, 2 Mei 2025 | 09:20 WIB
Direktur Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau (kiri) dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bersama eks pemain sirkus OCI (kanan). (YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel)
Direktur Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau (kiri) dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bersama eks pemain sirkus OCI (kanan). (YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel)

Baca Juga: Setelah Skandal Dugaan Kekerasan Viral, Eks Pawang Gajah Ungkap Sisi Lain Pimpinan OCI Taman Safari

Dengan melibatkan Komnas HAM sebagai pihak independen, proses audit dan penyelidikan terhadap praktik operasional di TSI khususnya yang berkaitan dengan OCI diharapkan dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Pertemuan di Balai Kota Depok ini merupakan langkah penting dalam upaya mencari keadilan bagi para eks pemain sirkus yang merasa menjadi korban.

Keterlibatan Gubernur Jabar dalam memfasilitasi dialog antara kedua belah pihak menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di wilayahnya.

Meski belum ada kesepakatan konkret yang dicapai dalam pertemuan tersebut, dialog terbuka yang telah terjalin diharapkan dapat berlanjut ke tahap penyelesaian yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk Komnas HAM.

Baca Juga: Viral Skandal Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyentuh aspek kemanusiaan yang fundamental, yakni hak seseorang untuk mengetahui identitas dan asal-usul keluarganya.

Gugatan para eks pemain sirkus tidak hanya terbatas pada masalah kekerasan fisik atau eksploitasi tenaga kerja, tetapi juga menyangkut hak dasar sebagai manusia untuk memiliki identitas yang jelas.

Langkah TSI yang proaktif menghubungi Komnas HAM dapat menjadi titik awal bagi penyelesaian kasus yang telah menuai perhatian publik ini.

Kesediaan untuk diaudit dan mengikuti rekomendasi terkait HAM menunjukkan itikad baik yang perlu ditindaklanjuti dengan aksi nyata.

Sementara itu, Gubernur Jabar terus mendorong penyelesaian kasus ini dengan mengedepankan aspek kemanusiaan dan pendekatan dialogis antara semua pihak yang terlibat.

Pertemuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi proses pencarian keadilan bagi warga yang merasa menjadi korban pelanggaran HAM. (SAZ)

 

Penulis: Sabrina Zainita

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: YouTube Dedi Mulyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X