WartaJatim.CO.ID - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menegaskan perannya sebagai garda terdepan media daerah dalam memperjuangkan kebebasan pers dan etika jurnalistik di peringatan World Press Freedom Day 2025 yang berlangsung meriah di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Komite Tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) dan Institute of Journalism (IIJ), serta mengusung tema global "Media Sustainability: Strengthening Democracy & Public Trust".
Baca Juga: Mengenal Para Pemeran Sayap Sayap Patah 2: Olivia - Kolaborasi Aktor Ternama dan Pendatang Baru
Melalui keikutsertaan aktif dalam acara ini, SMSI mempersembahkan sebuah booth pameran bertajuk “Suara Media Siber dari Daerah untuk Dunia”.
Booth tersebut menjadi wadah untuk menampilkan komitmen dan kontribusi SMSI dalam membangun media siber yang profesional, berdaya saing, serta berpihak pada kepentingan publik, terutama dari pelosok Indonesia.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menyatakan bahwa peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi ajang refleksi bersama atas pentingnya menjaga independensi dan integritas jurnalisme di tengah tantangan zaman.
Baca Juga: Lucinta Luna Perkenalkan Pacar Baru, Kenji Hans, dalam Podcast Boy William
“Di tengah tantangan era digital, media siber daerah harus menjadi jangkar informasi yang akurat, berimbang, dan beretika,” tegas Firdaus dalam sambutannya.
Ia melanjutkan, “SMSI hadir bukan hanya untuk menyatukan suara media daerah, tapi juga untuk mengangkat martabat jurnalisme yang cerdas, independen, dan berpihak pada kepentingan publik. Media yang berkelanjutan adalah media yang dipercaya, dan kepercayaan itu hanya lahir dari integritas yang tinggi.”
Pameran SMSI menonjolkan empat misi utama organisasi, yaitu memperkuat kapasitas dan profesionalisme media siber lokal, menjadi mitra dalam pengembangan literasi digital serta kebijakan pers nasional, mendorong produksi konten berkualitas dan bertanggung jawab, serta membangun jejaring kolaboratif antar media di berbagai daerah.
Baca Juga: Perbedaan Daerah Istimewa dan Daerah Khusus: Menjaga Keberagaman dalam Sistem Pemerintahan Indonesia
Keempat misi tersebut dipresentasikan dalam bentuk visual yang atraktif dan informatif, mempertegas eksistensi SMSI sebagai wadah strategis dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Partisipasi SMSI juga mendapat dukungan dari sejumlah institusi media dan perhotelan ternama yang menjadi mitra pendukung acara, antara lain Siber Indonesia Network (din.co.id), Pusaran.co, siberindo.co, IKEI, hingga jaringan hotel seperti Novotel Kota Tangerang, Mercure Hotel Batam, Pakons Prime Hotel Kota Tangerang, Claro Hotel Makassar, Horison Ultima Ratu Kota Serang, Golden Tulip Essential Kota Tangerang, Aston Hotel Kota Serang, dan Swiss-Belhotel.
Dalam momen ini, Firdaus sempat berbincang dan berdiskusi hangat bersama tokoh-tokoh pers nasional seperti Ketua KTP2JB Suprapto Sastro Atmojo, Guntur Saragih, Alex Suban, Sasmito, dan Frans Surdiasis.
Artikel Terkait
Berkah Ramadhan! SMSI Surabaya Tebar Kebaikan, Senyum Anak Yatim Menghangatkan Hati
Berkah Ramadan: SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Komputer Bagikan 300 Paket Takjil untuk Masyarakat!
Teror Kepala Babi! Jurnalis Tempo Jadi Target Intimidasi, SMSI Malang Raya Bereaksi Keras
Panggung Meriah di Alun-Alun Trenggalek: Pengukuhan Pengurus SMSI dan Pemberian SMSI Award untuk Anggota DPRD
Launching dan Deklarasi SMSI Malang Raya
Bupati Malang Sambut Baik Rencana Tasyakuran SMSI Malang Raya Bersama Tiga Kepala Daerah