• Sabtu, 18 April 2026

Ungkap Peluang Ekspor usai Beras Surplus 4 Juta Ton, Titiek Soeharto: Agar Dampaknya Nyata Tuk Petani

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 9 Juni 2025 | 09:07 WIB
 Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

WartaJatim.CO.ID - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, menuturkan terkait beras RI yang mengalami kelebihan atau surplus sebesar 4 juta ton.

Sebelumnya diketahui, stok cadangan beras pemerintah (CBP) menembus 4 juta ton atau tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969.

Hal itu diungkap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada 1 Juni 2025, Mentan RI itu menilai Indonesia bukan lagi swasembada pangan, tapi sedang mencapai kedaulatan.

Terkait hal itu, kini Titiek mengapresiasi pemerintah yang berhasil membuat cadangan beras RI mengalami surplus sebesar 4 juta ton.

Baca Juga: Indonesia Capai Rekor Surplus Beras 4 Juta Ton, Titiek Soeharto Dorong Ekspor untuk Petani

Ketua Komisi IV DPR RI itu menilai, hasil tersebut bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi beras nasional.

"Surplus beras ini adalah bukti nyata bahwa kebijakan pertanian kita sudah mulai menunjukkan hasil positif. Ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional," kata Titiek melalui keterangannya, pada Selasa, 3 Juni 2025.

Titiek menyebut, surplus 4 juta ton membuka peluang untuk meningkatkan ekspor beras ke negara-negara lain yang membutuhkan.

Hal ini menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik pemerintah supaya hasilnya bisa berdampak nyata bagi para petani.

Baca Juga: Petani Protes Harga Gabah, Menteri Amran Pecat Oknum BULOG yang Main dengan Tengkulak

"Dengan surplus ini, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi bisa memanfaatkan peluang ekspor untuk meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian nasional," terangnya.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan pemerintah dalam meningkatkan produksi beras dan menjaga ketahanan pangan nasional," sambungnya.

Di sisi lain, Legislator Fraksi Gerindra itu mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk mencari solusi yang tepat di tengah anomali cuaca yang tidak menentu. Ia ingin dampak cuaca ini mampu diminimalkan.

Baca Juga: Viral Keluhan Petani Lampung: Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP Meski Padi Berkualitas A1

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Terkini

X