• Sabtu, 18 April 2026

Jangan Nekat! Bawa Air Zamzam ke Kabin Bisa Bikin Repot, Ini Solusi Resminya

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:43 WIB
Foto ilustrasi jemaah yang beribadah di Masjidil Haram - air zamzam dilarang dibawa ke Indonesia oleh jemaah sendiri. ((Unsplash/tasnimumar))
Foto ilustrasi jemaah yang beribadah di Masjidil Haram - air zamzam dilarang dibawa ke Indonesia oleh jemaah sendiri. ((Unsplash/tasnimumar))

WartaJatim.CO.ID – Usai menuntaskan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), para jemaah haji Indonesia mulai kembali ke Tanah Air.

Namun, di tengah proses kepulangan tersebut, terdapat aturan yang perlu diperhatikan oleh seluruh jemaah, terutama mengenai larangan membawa air zamzam ke dalam kabin pesawat.

Aturan ini diberlakukan secara ketat guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan di bandara dan memastikan penerbangan berjalan sesuai regulasi internasional.

Wakil Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdillah, menegaskan bahwa air zamzam tidak boleh dibawa ke kabin maupun disimpan dalam koper atau tas tangan.

Baca Juga: Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Petugas Imbau Periksa Kesehatan Pasca Panas 47°C di Tanah Suci

“Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di embarkasi di Indonesia,” ujar Abdillah dalam keterangannya di Madinah, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa setiap jemaah akan mendapatkan satu galon berisi lima liter air zamzam sebagai bentuk fasilitas dari pemerintah.

Dengan adanya pembagian resmi ini, diharapkan para jemaah tidak memaksakan diri untuk membawa sendiri air zamzam dalam koper kabin atau bagasi yang bisa memicu masalah saat pemeriksaan.

“Masing-masing jemaah akan menerima satu galon berisi lima liter, jadi tidak perlu membawa air zamzam dalam kabin pesawat,” lanjutnya.

Baca Juga: ISPA Dominasi Masalah Kesehatan Jemaah Haji Indonesia, Capai 72 Ribu Kasus

Tak hanya itu, Abdillah juga mengingatkan jemaah yang belum menuju bandara untuk mulai mempersiapkan barang bawaan dari hotel sesuai ketentuan. Hal ini penting agar tidak terjadi penundaan atau kendala saat proses check-in.

“Kami mohon kepada jemaah yang belum berangkat ke bandara agar sejak dari hotel sudah menyiapkan barang bawaan sesuai aturan karena ini demi kelancaran proses pemeriksaan di bandara,” jelasnya.

Untuk diketahui, barang yang diperbolehkan masuk ke dalam kabin adalah tas paspor dan koper kecil dengan berat maksimal 7 kilogram.

Baca Juga: Wajib Tahu! Kartu Nusuk, Syarat Penting untuk Jemaah Haji Indonesia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Terkini

X