Ia juga menyebutkan bahwa pembelajaran yang terintegrasi dengan MBG dapat memicu semangat siswa untuk lebih aktif di kelas.
“Berdasarkan bukti ilmiah, program ini dapat menjadi sarana motivasi dan pemicu untuk mengasah daya ingat serta pengetahuan anak-anak secara efektif,” tambahnya.
Baca Juga: Siswa Temukan Belatung di Lauk MBG Tuban, Video Viral dan Picu Reaksi Warganet
Gagasan ini mendapat perhatian karena membuka perspektif baru mengenai bagaimana program gizi bisa berkontribusi langsung terhadap kualitas pendidikan.
Dampaknya, sekolah tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga memiliki peluang menciptakan metode belajar kreatif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Dengan demikian, MBG diharapkan mampu memberi manfaat ganda tubuh anak lebih sehat sekaligus pikiran mereka lebih terasah. Inovasi seperti ini dinilai penting untuk mendorong generasi muda Indonesia tumbuh menjadi individu yang cerdas, sehat, dan berdaya saing global.
(CN)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sidak Dapur MBG: Tekankan Higienitas Meski Program Capai Keberhasilan 99,99%
Kepala BGN Dadan Hindayana Perintahkan Training Ulang SPPG Pasca Keracunan MBG di Bogor
DPR Desak BGN dan BPOM Awasi Tempat Makan Impor di Program MBG, Soroti Risiko Bahan Berbahaya dan Pemalsuan
Capai Rp300 Triliun, Luhut Blak-blakan Sebut Anggaran MBG Tahun 2026
DPR Soroti Menu MBG yang Masih Bahan Mentah: Dinilai Mirip Program Sembako dan Bentuk Pengalihan Tanggung Jawab
Prabowo Minta Polisi Lanjutkan Perjuangan: Turun ke Rakyat, Dukung Program MBG, dan Dengarkan Jeritan Warga