wartajatim.co.id - Nama Immanuel Ebenezer, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang akrab disapa Noel, kembali menjadi sorotan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kasus dugaan pemerasan terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menyeret Noel sebagai salah satu dari 11 orang tersangka.Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara.
Ia mengonfirmasi bahwa Noel memang pernah menjadi calon legislatif (caleg) dari Partai Gerindra.
“Ya kita baru cek kemarin bahwa benar, yang bersangkutan itu mencaleg melalui Partai Gerindra,” ujar Dasco saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Namun, Dasco menegaskan bahwa keterlibatan Noel di partai tidak berjalan aktif. “Hari-hari yang bersangkutan tidak aktif, baik dalam kepengurusan maupun kegiatan partai,” tambahnya. Status Keanggotaan Noel Masih Dipertanyakan
Lebih lanjut, Dasco menjelaskan bahwa keanggotaan kader Gerindra diperbarui setiap akhir tahun melalui mekanisme registrasi ulang. Ia mengaku masih perlu memastikan apakah Noel memperpanjang status keanggotaannya atau tidak.
“Saya belum tahu apakah kemudian memang secara otomatis per akhir tahun keanggotaan partai ada pendaftaran ulang atau registrasi ulang dan perpanjangan itu nanti akan kita lihat apakah diperpanjang atau tidak,” paparnya. Kasus Pemerasan yang Menjerat Noel
Baca Juga: OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Diciduk, Diduga Peras Perusahaan Urus Sertifikasi K3
KPK sebelumnya mengumumkan Noel sebagai tersangka pada Jumat (22/8/2025). Ia diduga melakukan pembiaran atas praktik pemerasan terhadap sejumlah perusahaan yang mengurus sertifikat K3. Tidak hanya itu, Noel juga disebut ikut meminta bagian dalam pelaksanaan skema ilegal tersebut.
Lembaga antirasuah menyebut, Noel menerima aliran dana sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024, hanya dua bulan setelah dirinya dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Presiden pada Oktober 2024.
Kasus ini menambah daftar panjang pejabat publik yang terjerat dugaan korupsi. Bagi Partai Gerindra, keterlibatan Noel menjadi sorotan tersendiri mengingat kiprahnya sempat terkait dengan partai, meski kini posisinya dinyatakan tidak aktif.
(FN)
Artikel Terkait
Bantah Rapat Diam-Diam di Hotel Demi Revisi UU TNI, Sufmi Dasco: Agendanya Jelas dan Terbuka!
Prabowo-Megawati Segera Bertatap Muka! Langkah Diam Sufmi Dasco Bongkar Skenario Besar Politik 2025
Siswa Banyak Keracunan MBG, Sufmi Dasco Minta BGN Perketat Pengawasan
Presiden Prabowo Copot Immanuel Ebenezer dari Kursi Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK
OTT KPK Tersangkut Wamenaker Immanuel Ebenezer, Komisaris Pupuk Indonesia Sekaligus Relawan Politik Tersohor
Wamenaker Immanuel Ebenezer Diciduk KPK, Istana: Pertama Kali Kasus OTT Terjadi di Kabinet Prabowo