WartaJatim.CO.ID – Pergantian menteri dalam kabinet kembali menjadi sorotan publik setelah Presiden RI Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (17/9/2025).
Salah satu sosok yang kini menduduki kursi strategis adalah Djamari Chaniago yang resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Pelantikan ini menjadi bagian dari reshuffle kabinet ketiga dalam delapan bulan pertama pemerintahan Prabowo.
Momentum reshuffle kali ini menambah daftar panjang tradisi politik bongkar pasang kabinet lintas era kepemimpinan di Indonesia.
Nama Sri Mulyani Indrawati kembali muncul sebagai simbol perjalanan panjang kebijakan perombakan kabinet yang telah berlangsung sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Joko Widodo (Jokowi), hingga kini era Presiden Prabowo.
Presiden SBY menjadi salah satu kepala negara yang paling aktif melakukan reshuffle. Dalam lima kali perombakan kabinetnya, kritik publik dan tekanan partai koalisi sering memengaruhi keputusan.
Pada reshuffle pertama tahun 2005, Sri Mulyani mendapat amanah besar menggantikan Jusuf Anwar sebagai Menteri Keuangan.
“Kapal harus berlayar. Yang tidak ada gunanya kita ganti dengan awak yang lain. Ini fair, adil. Ini etika pemerintahan,” ujar Presiden SBY kala itu di Istana Negara, Jakarta, pada 5 Desember 2025.
Karier Sri Mulyani pun terus berliku hingga akhirnya pada 20 Mei 2010 ia mengundurkan diri dari kursi Menteri Keuangan dan digantikan oleh Agus Martowardojo.
Nama Sri Mulyani kembali ke pusat kekuasaan saat Presiden Jokowi melantiknya sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle kabinet kedua pada 27 Juli 2016 menggantikan Bambang Brodjonegoro.
Keputusan ini disambut positif pelaku pasar dan komunitas internasional, mengingat rekam jejak Sri Mulyani sebagai ekonom handal dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia.
“Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden mau ganti kapan saja, ya, terserah presiden,” kata Pramono Anung, Sekretaris Kabinet era Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 14 Juni 2022.
Artikel Terkait
Bambang Pacul Sebut Prabowo Miliki “Semangat Korea” saat Singgung Amnesti dan Abolisi
Presiden Prabowo Resmi Lantik Brian Yuliarto Jadi Kepala Badan Industri Mineral, Perkuat Hilirisasi SDA Nasional
Prabowo Resmikan Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto Dilantik, Bahlil Beberkan Perbedaan dengan ESDM
Prabowo Pastikan Posisi Wamenaker Baru Segera Diisi Usai Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka KPK
Presiden Prabowo Tiba di Bali Usai Lawatan Qatar & Abu Dhabi, Tinjau Penanganan Banjir Terparah 70 Tahun
Prabowo Tegas: Usut Kerusuhan Demo, Siap Lawan Mafia dan Korupsi Tanpa Kompromi