• Sabtu, 18 April 2026

Kemlu RI Intensif Koordinasi dengan Peru, Usut Tuntas Kematian Staf KBRI Zetro Leonardo

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 22 September 2025 | 12:06 WIB
Menlu Sugiono pastikan koordinasi dengan otoritas di Peru untuk ungkap kematian staf KBRI Zetro Leonardo. (Instagram/sugiono_56)   (Instagram/sugiono_56)
Menlu Sugiono pastikan koordinasi dengan otoritas di Peru untuk ungkap kematian staf KBRI Zetro Leonardo. (Instagram/sugiono_56) (Instagram/sugiono_56)

wartajatim.co.id - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, memastikan penyelidikan terkait kematian staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Peru, Zetro Leonardo Purba, akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan otoritas setempat.

Sugiono menyampaikan hal ini saat menyambut kedatangan jenazah Zetro di Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/9/2025) malam. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal proses hukum hingga benar-benar tuntas.

“Komitmen kami untuk bisa menyelesaikan urusan ini dengan sejelas-jelasnya dan seterang-terangnya,” kata Sugiono.

Kehilangan Besar bagi Kemlu RI Menlu menekankan bahwa kematian Zetro tidak hanya menjadi duka keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi seluruh jajaran Kemlu RI.

Baca Juga: Komnas HAM Kumpulkan Rekaman CCTV untuk Usut Kasus Kematian Affan Kurniawan

“Kami tidak sekadar menyampaikan turut berduka. Kami juga kehilangan, karena beliau adalah saudara kita semua,” ujarnya.

Zetro, yang dikenal sebagai sosok berdedikasi, disebut telah memberikan pengabdian terbaiknya untuk negara selama bertugas di Peru.

Fokus pada Investigasi dan Dukungan Keluarga Kemlu RI, menurut Sugiono, kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah Peru agar penyelidikan berjalan jelas dan tidak menyisakan keraguan bagi publik.

Di sisi lain, Kemlu juga memastikan dukungan penuh bagi keluarga almarhum. Salah satunya adalah jaminan pendidikan bagi ketiga anak Zetro. “Keluarga yang engkau tinggalkan akan kami urus dan kami rawat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Baca Juga: Eks Marinir Gabung Rusia, Minta Jadi WNI Lagi! Ini Respons Tegas Kemlu

Kronologi Penembakan Zetro Leonardo Purba dilaporkan tewas pada Senin, 1 September 2025 waktu setempat setelah menjadi korban penembakan saat bersepeda di kawasan Lince, Lima. Lokasi kejadian tidak jauh dari kediamannya.

Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui. Kepolisian Peru bersama tim forensik telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menjalin komunikasi intensif dengan KBRI Lima.

Dampak Diplomatik Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut keselamatan staf diplomatik Indonesia di luar negeri.

Baca Juga: Thailand Umumkan Darurat Militer di Perbatasan, KBRI Minta WNI Tetap Waspada dan Bawa Identitas Diri!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X