Selain menghadiri sidang pleno, Ni Luh Puspa juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan menteri pariwisata dari negara sahabat.
Pertemuan tersebut akan dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan terkini sektor pariwisata nasional, capaian program pemerintah, serta membuka peluang kerja sama baru di bidang pariwisata.
Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi diplomasi pariwisata, tetapi juga membuka akses investasi, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi global yang lebih luas.
Baca Juga: Ketua Dekranasda Lamongan Anis Kartika Buka Lomba Desain Batik 2025 Bertema Kuliner dan Wisata
Dengan demikian, pariwisata Indonesia dapat terus tumbuh menjadi sektor yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(CN)
Artikel Terkait
Wamenpar Inisiasi Kerja Sama Lintas Daerah untuk Pariwisata
Wamenpar Ungkap Strategi Paket Wisata 3B Meski Dermaga Banyuwangi–Bali Belum Tersedia
Program Wisata 3B Digenjot Lewat Gerakan Bersih di Lovina, Wamenpar: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya!
Wamenpar Optimis: Lonjakan Penjualan 3B Dorong Pemerataan Wisata di Bali
Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far Lepas Peserta Fun Offroad BOR-X #1, Angkat Potensi Sport Tourism dan Wisata Alam Madura