Baca Juga: Zulhas Puji Menkeu Purbaya, Masalah Pendanaan Kopdes Merah Putih Selesai dalam 30 Menit
Menurut Dian, sebagian pekerja di lokasi tambang tidak bisa berbahasa Indonesia, memperkuat dugaan keterlibatan tenaga kerja asing dalam aktivitas ilegal tersebut.
Dampak terhadap Lingkungan dan Citra Mandalika Temuan ini menimbulkan keprihatinan luas karena Mandalika tengah diproyeksikan sebagai ikon wisata internasional Indonesia.
Praktik tambang ilegal di wilayah strategis itu bukan hanya mengancam ekosistem, tetapi juga berpotensi menurunkan minat investor yang ingin menanamkan modal di sektor pariwisata NTB.
“Pemerintah harus hadir dan memastikan Mandalika tetap aman sebagai kawasan superprioritas. Jangan biarkan tambang ilegal merusak reputasi yang sudah dibangun,” pungkas Lalu.
(FN)
Artikel Terkait
Bentangan Merah Putih Sekolah Perempuan di Gunung Semeru Perkuat Solidaritas dan Pemberdayaan
Aturan Rampung, 15.000 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi Bulan Ini
Staf Ahli Kemenko Pangan Dorong 474 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Lamongan
Bapanas Dorong Koperasi Merah Putih Jual Sapi Hidup, Impor Tak Akan Mematikan Ekonomi Desa
Bupati Bangkalan Sambut Kunjungan Kementerian Bahas Percepatan Etape Kedua Program Koperasi Desa Merah Putih di Pendopo Agung
Koperasi Desa Merah Putih Padangan Bojonegoro Mandiri Dirikan Gerai Sembako dari Iuran Anggota dan Dukungan Pemkab