Nanik akan dibantu oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang berperan sebagai Wakil Ketua Pelaksana Harian.
BGN Tetap Pegang Kendali Utama Program MBG
Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa peran utama dalam penyelenggaraan program MBG tetap berada di bawah koordinasi BGN. Menurutnya, Tim Koordinasi dibentuk sebagai penguat koordinasi lintas kementerian, bukan untuk mengambil alih fungsi lembaga.
“Program ini melibatkan berbagai kementerian dan instansi lain untuk mendukung program tersebut. Karena itu dibutuhkan Ketua Tim Koordinasi,” kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu 29 Oktober 2025.
Ia juga menegaskan bahwa baik Kepala BGN maupun Tim Koordinasi memiliki tanggung jawab pelaporan langsung kepada Presiden Prabowo.
Baca Juga: 695 Siswa di Gunungkidul Diduga Keracunan Makan Gratis, Bupati Turun Tangan Periksa Dapur MBG
“Kalau Tim Koordinasi laporannya ke Presiden, Kepala Badan Gizi juga laporannya ke Presiden. Sama,” ujarnya.
Pembentukan tim ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan seragam dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan ketahanan gizi nasional.
(ASR)
Artikel Terkait
Menteri Kesehatan Budi Sadikin Ungkap Data Harian Kasus Keracunan MBG, Koordinasi dengan BGN Diperkuat
Viral Menu MBG Depok Dianggap Tak Bergizi, Kepala SPPG Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya
BGN Jelaskan Kandungan Susu MBG 30 Persen, Tegaskan Gizi Tetap Optimal dan Dorong Peternak Lokal
Fakta Baru Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG): 29% Terserap, Rp70 Triliun Dikembalikan, Menkeu Purbaya Buka Suara
Awasi Program Andalan Presiden Prabowo, KPK Siapkan Rekomendasi Transparansi dan Pengawasan MBG
Kepala BGN Beberkan Proyeksi Penyerapan MBG Rp33 Triliun, Menkeu Purbaya Angkat Bicara!