Lebih lanjut, Rano meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna mencegah aksi premanisme serupa.
Baca Juga: Polresta Banyuwangi Bagikan Cokelat dan Helm di Hari Valentine untuk Tertib Berlalu Lintas
"Saya meminta patroli diperkuat, terutama di area publik yang kerap menjadi sasaran aksi premanisme. Keamanan adalah hak masyarakat, dan negara harus hadir untuk menjamin hal tersebut. Jangan sampai ada pihak yang seenaknya meminta uang dengan cara mengancam atau melakukan kekerasan," imbuhnya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika mengalami atau menyaksikan aksi premanisme agar kepolisian dapat bertindak lebih cepat.
"Jika terjadi lagi, jangan ragu untuk melapor ke polisi. Premanisme tidak boleh dibiarkan, apalagi jika menyasar anak-anak dan tenaga pendidik seperti kejadian kemarin. Saya mendorong Polres Metro Tangsel dan seluruh jajaran kepolisian di Banten untuk meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Keamanan adalah kebutuhan dasar yang harus dijamin agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa ancaman premanisme," tutupnya.
Saat ini, kedua pelaku S dan N telah diamankan di Mako Polres Metro Tangerang Selatan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (***)
Artikel Terkait
Viral! Pak Kholid Nelayan yang Lantang Bongkar Misteri Pagar Laut 30 KM di Tangerang, Siapa Dalangnya?
AHY Dikaitkan dengan Sertifikat HGB Pagar Laut Tangerang, Rocky Gerung Sebut Ada Jebakan untuk SBY
Kunjungan Kenegaraan Presiden Turki: Pasukan Berkuda Polri Amankan Acara di Istana Bogor, Yuk Kenalan!
Kolaborasi TNI-Polri dan Petani Desa Pejok: Mewujudkan Ketahanan Pangan Lokal
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional untuk Mudik Lebaran 2025