Ketika ditanya soal sumber dana yang digunakan untuk bonus tersebut, Dedi dengan lugas menjawab bahwa itu berasal dari hasil kegiatannya membuat konten di media sosial.
"Nanti ditanya lagi, itu duit dari mana? dari ladang (hasil) ngonten!" tukas Dedi.
Tak berhenti di upacara Harkitnas, Gubernur Jabar itu juga mengumumkan bahwa para siswa yang telah menunjukkan performa luar biasa ini akan kembali dilibatkan dalam momen penting lainnya, yaitu upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
"Kalian semua jadi petugas upacara Agustusan nanti, jadi tidak usah repot lagi, ternyata bisa," tukasnya.
Langkah berani ini menunjukkan metode unik Dedi dalam mengelola dan memotivasi pelajar. Ia tak hanya membentuk mereka melalui pelatihan fisik, tetapi juga memberi apresiasi nyata agar mereka merasa dihargai.
Dengan cara ini, Dedi tak sekadar tampil sebagai pemimpin daerah, melainkan juga sebagai sosok inspiratif yang mampu menyelaraskan kreativitas, kepemimpinan, dan pendekatan emosional kepada generasi muda.
Aksi membagikan bonus besar secara spontan bukan hanya membuat publik terkejut, tetapi juga memperlihatkan bahwa pendekatan Dedi terhadap pendidikan dan karakter anak muda sangat kontekstual dan menyentuh.
(***)