nasional

PHK Massal Gudang Garam Ramai di Medsos, Menko Airlangga: Pemerintah Masih Terus Memantau

Jumat, 19 September 2025 | 13:41 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (tengah) buka suara soal isu PHK massal di PT Gudang Garam. (Instagram/airlanggahartarto_official) (Instagram/airlanggahartarto_official)

wartajatim.co.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya menanggapi isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Gudang Garam Tbk yang sempat memicu perhatian publik.

Airlangga menegaskan, pemerintah hingga kini masih memantau perkembangan kabar tersebut. Ia menyebut belum ada laporan resmi yang masuk dari manajemen perusahaan terkait adanya gelombang PHK.

“Kami monitor, karena Gudang Garam sudah menggunakan juga modernisasi. Nanti kami lihat ya,” ujar Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/9/2025). Ia menambahkan, “Gudang Garam juga belum melaporkan,” menegaskan pemerintah baru sebatas memantau isu yang beredar.

Baca Juga: IHSG Tersungkur Pasca Reshuffle Kabinet, Menko Airlangga Pastikan Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara

Kabar PHK massal ini berawal dari viralnya video berdurasi 1 menit 17 detik di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat puluhan pekerja Gudang Garam berjabat tangan satu sama lain dengan suasana penuh haru.

Sebagian di antaranya mengenakan kemeja berlogo khas perusahaan rokok tersebut, seolah memberi kesan perpisahan. Video itu memicu spekulasi bahwa perusahaan tengah melakukan efisiensi besar-besaran.

Pasalnya, industri rokok dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan ganda, mulai dari regulasi cukai, kebijakan kesehatan, hingga perubahan pola konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Viral Isu PHK Massal Gudang Garam, KSPI Soroti Daya Beli Lemah hingga Beban Cukai

Airlangga menekankan, modernisasi dalam industri memang penting untuk efisiensi dan keberlanjutan, namun tidak boleh mengabaikan aspek tenaga kerja.

“Modernisasi itu penting, tapi tetap harus menjaga keseimbangan dengan ketenagakerjaan agar tidak menimbulkan gejolak,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Gudang Garam belum memberikan klarifikasi resmi atas kabar tersebut. Pemerintah memastikan akan terus mengawal isu ini, sekaligus menekankan pentingnya kehati-hatian agar modernisasi industri tidak berdampak buruk terhadap pekerja.

(FN)

Tags

Terkini