nasional

330 Ribu Smart TV Dibagikan ke Sekolah, Program Prabowo Genjot Digitalisasi Pendidikan Hingga Daerah 3T

Senin, 29 September 2025 | 09:38 WIB
Pemerintah tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan dengan membagikan smart TV ke sekolah. ((fahum.umsu.ac.id))

“Saya ingin ada digitalisasi sekolah-sekolah, kita akan taruh layar-layar televisi di setiap sekolah kita,” ujar Prabowo kala itu.

Baca Juga: Kantin Sekolah di Lumajang Jadi Laboratorium Perilaku Sehat dan Ramah Lingkungan bagi Siswa

Ia menjelaskan, keberadaan smart TV bukan hanya menghadirkan materi pembelajaran, melainkan juga memungkinkan guru-guru terbaik nasional untuk menyampaikan pelajaran ke seluruh sekolah secara real time. Sistem interaktif ini bahkan bisa membantu memantau kondisi ruang kelas.

“Smart TV ini interaktif, jadi saya dari pusat bisa lihat kelas yang tidak ada gurunya atau gurunya kewalahan,” jelasnya.

Pemerintah menyiapkan distribusi smart TV secara bertahap. Pada tahun ini, 330 ribu sekolah ditargetkan sudah menerima perangkat. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 ribu sekolah akan mendapatkan unit hingga 10 November 2025, meski sejauh ini baru 10 ribu sekolah yang terealisasi.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkab Lumajang dan Masyarakat Tangani Anak Putus Sekolah dan Perkawinan Dini

Prabowo juga menegaskan bahwa program ini tidak akan berhenti pada tahap awal. Pemerintah berencana menambah jumlah unit agar satu sekolah memiliki lebih dari satu layar, bahkan idealnya setiap kelas dapat memiliki perangkat tersendiri.

“Tahun ini kita harapkan 330.000 sekolah akan dapat [smart TV]. 10 November, saya dapat laporan 100.000 sekolah akan dapat, sekarang baru 10.000, kemudian tahun depan kita tambah 1 sekolah 3 layar, idealnya nanti satu kelas 1 layar,” papar Prabowo.

Bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil, program ini diharapkan membawa dampak besar. Melalui smart TV, siswa tetap bisa mendapatkan pelajaran dari guru berkualitas meski keterbatasan tenaga pengajar masih menjadi tantangan.

Baca Juga: Pemkab Bondowoso Apresiasi Dukungan DPRD untuk Perubahan APBD 2025 Demi Peningkatan Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan Rakyat

“Di situ kita bisa memberi pelajaran-pelajaran yang terbaik, dan ini bisa bermanfaat di sekolah-sekolah apalagi di daerah terpencil, daerah tertinggal, terluar,” tegas Prabowo.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya menyiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.

“Kita berusaha segala cara untuk anak-anak kita disiapkan, dididik yang baik. Kita tidak boleh kalah karena persaingan ketat di dunia,” pungkasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Kukuhkan Rini Indriyani sebagai Bunda PAUD Surabaya, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Anak Usia Dini Hingga Beasiswa

Dengan program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pendidikan berkualitas tidak lagi menjadi hak istimewa bagi sekolah di kota besar, melainkan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri.

Halaman:

Tags

Terkini