nasional

Hasan Nasbi Tinggalkan PCO, Kini Resmi Menjabat Komisaris Pertamina Berdasarkan SK Menteri BUMN

Senin, 29 September 2025 | 10:46 WIB
Mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi kini ditunjuk sebagai Komisaris Pertamina. ((Instagram/fritzsiregar))

Baca Juga: OTT KPK Tersangkut Wamenaker Immanuel Ebenezer, Komisaris Pupuk Indonesia Sekaligus Relawan Politik Tersohor

Kiprahnya terekam dalam sejumlah momentum besar, seperti bergabung dalam tim pemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI 2012, menjadi inisiator gerakan “Teman Ahok” pada Pilkada 2017, hingga terlibat dalam tim komunikasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024.

Setelah Prabowo-Gibran meraih kemenangan, Hasan dipercaya masuk dalam Gugus Tugas Sinkronisasi Bidang Komunikasi, sebelum akhirnya dilantik menjadi Kepala PCO pada 19 Agustus 2024.

Masa Jabatan di PCO dan Dinamika Politik

Selama satu tahun memimpin PCO, Hasan memikul tanggung jawab besar dalam merancang komunikasi kepresidenan, termasuk menjembatani hubungan pemerintah dengan publik serta memastikan pesan kebijakan tersampaikan dengan tepat. Namun, perjalanannya tidak sepenuhnya mulus.

Baca Juga: Mandat Prabowo di Pidato Kenegaraan: Danantara Ditugaskan Bereskan BUMN dan Pangkas Komisaris

Pada April 2025, Hasan sempat mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet. Namun, Presiden menolak pengunduran diri tersebut dan meminta Hasan tetap menjalankan tugas.

Puncak dinamika terjadi pada 17 September 2025 saat reshuffle kabinet dilakukan. Hasan secara resmi diberhentikan, bersamaan dengan restrukturisasi lembaga komunikasi presiden dari PCO menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).

Posisi yang ditinggalkannya kemudian digantikan oleh Angga Raka Prabowo sebagai Kepala BKP.

Baca Juga: Dipakai untuk Penerbangan Rute Jakarta-Denpasar, Pertamina Perdana Kirim Avtur Ramah Lingkungan dari Minyak Jelantah

Karier Baru di Pertamina

Meski tak lagi berada di lingkaran istana, kiprah Hasan dalam pemerintahan tidak berhenti. Justru, posisinya kini semakin strategis setelah dipercaya menduduki kursi Komisaris Pertamina, perusahaan energi terbesar di tanah air.

Penunjukan ini dinilai mencerminkan kepercayaan pemerintah dan pemegang saham terhadap rekam jejak Hasan dalam dunia komunikasi, politik, serta pengelolaan opini publik.

Keputusan ini sekaligus menegaskan bahwa perjalanan karier Hasan belum usai. Dari jurnalis, peneliti, konsultan politik, hingga pejabat komunikasi presiden, kini ia mengemban tanggung jawab baru di BUMN strategis yang mengelola sektor energi nasional.

(CN)

Halaman:

Tags

Terkini