Presiden Prabowo bahkan memberi arahan khusus agar seluruh SPPG melakukan sterilisasi alat makan dengan pemanas yang mampu mencapai suhu 120 derajat.
“Belum semua air di SPPG punya sanitasi baik. Ada yang belum siap menggunakan air panas untuk mencuci peralatan makan,” kata Dadan.
Selain itu, ia menginstruksikan penggunaan air galon untuk memasak serta air yang telah disaring untuk mencuci peralatan.
Dua Sertifikasi Keamanan Pangan
Sebagai langkah koreksi, BGN akan memberlakukan dua sertifikasi keamanan pangan di SPPG: Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) yang dikeluarkan lembaga independen, dan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) oleh Kementerian Kesehatan.
Dadan menegaskan bahwa penutupan SPPG yang bermasalah akan bersifat sementara hingga unit tersebut mampu menyesuaikan standar yang ditetapkan.
Baca Juga: Wartawan Diduga Dianiaya Saat Liput MBG Pasar Rebo, Program Pemerintah Kembali Tuai Kontroversi
“Penutupan bersifat sementara itu tidak terbatas, tergantung dari kecepatan SPPG melakukan penyesuaian diri dan menunggu hasil investigasi,” tegasnya.
Rapat kerja ini menandai upaya serius DPR RI bersama pemerintah dalam memperbaiki jalannya program MBG agar insiden serupa tidak kembali terulang.
(HCY)