“Enggak fair kadang kita narik ratusan triliun pajak dari rokok, sementara mereka enggak dilindungi. Kita membunuh industri kita, masuk palsu dari luar negeri, di sana kerja, di sini dibunuh. Mendingan gue hidupin yang sini, sana yang dibunuh,” tandasnya.
Sebagai langkah lanjut, pemerintah juga sudah memanggil sejumlah marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Blibli untuk memberi imbauan langsung terkait larangan penjualan rokok ilegal.
Meski menuai pro dan kontra, Purbaya tetap meyakini bahwa kebijakan mempertahankan tarif cukai rokok adalah langkah paling realistis demi menjaga keseimbangan antara kesehatan masyarakat, keberlangsungan industri, serta penyerapan tenaga kerja.
(ASR)