• Sabtu, 18 April 2026

Menkeu Purbaya Soroti Lemahnya Serapan MBG, Kepala BGN Diminta Rutin Laporan Publik

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 23 September 2025 | 11:05 WIB
Menkeu Purbaya minta BGN rutin melaporkan penyerapan anggaran realisasi MBG dan percepatannya. (Instagram/lps_idic)  (Instagram/lps_idic)
Menkeu Purbaya minta BGN rutin melaporkan penyerapan anggaran realisasi MBG dan percepatannya. (Instagram/lps_idic) (Instagram/lps_idic)

wartajatim.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan perhatian serius pada lambatnya penyerapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo dengan anggaran jumbo.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2025), Purbaya menegaskan perlunya transparansi kepada masyarakat. Ia bahkan menyebut adanya keluhan terkait serapan dana MBG yang masih minim.

“Ada yang dikomplain tadi, MBG, penyerapannya rendah. Saya tanya teman-teman keuangan gimana monitoringnya, mereka bilang bagus, tapi ternyata enggak, jelek,” ungkap Purbaya di hadapan anggota dewan.

Baca Juga: DPR Cecar Menkeu Purbaya soal Target Ekonomi 7 Persen, Ingatkan Dampak PHK

Rutin Jumpa Pers dengan BGN Sebagai bentuk keterbukaan, Purbaya merencanakan jumpa pers bulanan bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Dalam forum tersebut, publik akan mendapat penjelasan langsung mengenai realisasi anggaran MBG.

“Nanti sebulan sekali kita akan jumpa pers dengan Kepala BGN. Kalau penyerapannya jelek, dia yang jelasin ke publik, saya di sebelahnya,” tegas Menkeu.

Evaluasi Program Lain yang Lambat Selain MBG, Menkeu juga mengingatkan agar program pemerintah lainnya tidak mengalami keterlambatan dalam penyerapan anggaran. Upaya percepatan, kata dia, akan dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Outfit Batik Biru-Cokelat Jadi Ciri Khas Menkeu Purbaya, dari Kritik Rocky Gerung hingga Rapat Perdana di DPR

“Program-program yang lain akan saya sisir. Bagian-bagian lambat akan kami percepat,” katanya.

Bahkan, Purbaya menegaskan siap mengirimkan tenaga pendamping ke lembaga atau kementerian yang kesulitan dalam penyusunan kebijakan dan pengajuan anggaran.

“Kalau mereka nggak bisa nyusun kebijakan anggaran dalam nyusun program kerjanya, kami akan kirim orang ke sana supaya jalannya cepat dan kami monitor secara reguler,” jelasnya.

Anggaran Besar, Realisasi Masih Kecil Program MBG mulai berjalan sejak 6 Januari 2025 dengan alokasi awal Rp71 triliun. Pemerintah kemudian menambahkan Rp50 triliun untuk mempercepat realisasi, sehingga total anggaran mencapai Rp121 triliun.

Baca Juga: Generasi Z Wajib Tahu! Peringatan Menkeu Purbaya Soal Paylater, Investasi Digital, dan Risiko Utang Konsumtif

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa hingga semester I 2025, dana yang sudah digunakan baru sekitar Rp5 triliun, dengan penerima manfaat sekitar 5,58 juta orang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X