Sidak Mendadak: “Saya Mau Mereka Kapok”
Menkeu pengganti Sri Mulyani itu juga memperkenalkan gaya kepemimpinan yang berbeda. Sehari sebelum rapat kerja, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan menyatakan akan memantau bank BUMN lain secara acak.
Baca Juga: Pro Kontra Cukai Rokok 2026, Purbaya: “Mendingan Hidupin Industri Kita, Jangan yang Ilegal”
“Saya muter-muter secara acak, biar mereka kapok! Saya akan cek bank-bank yang lain secara random,” ujarnya.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan dana pemerintah yang ditempatkan di bank-bank Himbara digunakan sesuai tujuan. Total dana sebesar Rp200 triliun yang dipindahkan dari Bank Indonesia telah ditempatkan di lima bank pelat merah sejak 12 September 2025.
Rinciannya, BRI, BNI, dan Bank Mandiri masing-masing mendapat Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun. Dana itu diharapkan dapat mempercepat penyaluran kredit produktif guna memperkuat perekonomian rakyat.
“Yang jelas saya akan pastikan mereka tidak mengganggu nilai tukar rupiah. Dan mereka sepertinya comply, cukup bagus,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat arah kebijakan fiskal di era baru kepemimpinan Purbaya: tegas, transparan, dan berpihak pada efisiensi ekonomi nasional.
(FN)