• Sabtu, 18 April 2026

Gebrakan Baru Menkeu Purbaya: Janji Lunasi Rp55 Triliun, Tegur BUMN, dan Sidak Bank Pelat Merah

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 6 Oktober 2025 | 14:05 WIB
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa angkat suara terkait tunggakan pemerintah ke BUMN senilai Rp55 triliun. (Dok. Kemenkeu)   (Dok. Kemenkeu)
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa angkat suara terkait tunggakan pemerintah ke BUMN senilai Rp55 triliun. (Dok. Kemenkeu) (Dok. Kemenkeu)

wartajatim.co.id - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menunjukkan langkah tegas dalam menjaga disiplin fiskal dan tata kelola keuangan negara.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9/2025), ia berkomitmen untuk melunasi tunggakan kompensasi senilai Rp55 triliun kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) paling lambat bulan Oktober mendatang.

“Saya janji ke mereka tadi kan satu bulan akan sudah ada peraturan baru atau kebijakan baru sehingga pembayarannya akan tepat waktu tidak terlalu lama seperti sekarang,” ujar Purbaya.

Baca Juga: BUMN Jadi Badan: DPR Setuju, Menpan RB Pastikan ASN Tetap Aman

Menurutnya, tunggakan tersebut mencakup kompensasi triwulan pertama dan kedua tahun 2025. Ia menegaskan proses audit oleh BPKP memang memerlukan waktu, namun ke depan akan dipercepat agar tidak mengganggu keuangan perusahaan negara.

“Itu mengganggu cash flow perusahaan-perusahaan profesional seperti BUMN. Tapi nanti kalau sudah keluar tepat waktu, saya harapkan BUMN ini jangan rugi terus,” tambahnya.

Purbaya juga meluruskan isu soal subsidi tahun 2024 yang disebut belum dibayarkan. Ia menegaskan seluruh kewajiban telah diselesaikan sepenuhnya oleh Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Hasan Nasbi Tinggalkan PCO, Kini Resmi Menjabat Komisaris Pertamina Berdasarkan SK Menteri BUMN

“Klaim dari BUMN bahwa beberapa ada yang subsidi belum dibayar di tahun 2024. Saya sudah konfirm sama tim kami di sini, 2024 subsidi-nya sudah dibayar penuh, termasuk kompensasinya,” tegasnya.

Ia meminta jika masih ada perbedaan data, agar segera dikonfirmasi langsung ke pihak Kemenkeu. Selain menyoroti persoalan pembayaran kompensasi, Purbaya juga menegaskan pentingnya subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menyebut, subsidi tetap menjadi instrumen vital untuk menjembatani ketidaksempurnaan pasar agar pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati semua kalangan.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Teknologi PLTS untuk Pangkas Subsidi Listrik, Menkeu Purbaya Pastikan Harga Tak Melonjak

“Saya setuju sekali karena tidak semua anggota masyarakat bisa menikmati kue perekonomian secara merata,” jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan agar BUMN lebih berhati-hati dalam menyalurkan subsidi agar tidak salah sasaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X