Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menghentikan program, melainkan memperbaiki seluruh aspek pelaksanaan, mulai dari standar penyajian hingga rantai distribusi bahan pangan.
“Bukan programnya yang harus dihentikan, tapi kekurangannya yang harus diperbaiki. Data menunjukkan, permasalahan terjadi karena tidak menjalankan prosedur sebagaimana mestinya,” katanya.
Melalui regulasi baru yang akan segera dirilis, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, tanpa mengorbankan tujuan utamanya: memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses terhadap gizi yang layak.
(HCY)