Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menghentikan program, melainkan memperbaiki seluruh aspek pelaksanaan, mulai dari standar penyajian hingga rantai distribusi bahan pangan.
“Bukan programnya yang harus dihentikan, tapi kekurangannya yang harus diperbaiki. Data menunjukkan, permasalahan terjadi karena tidak menjalankan prosedur sebagaimana mestinya,” katanya.
Melalui regulasi baru yang akan segera dirilis, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, tanpa mengorbankan tujuan utamanya: memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses terhadap gizi yang layak.
(HCY)
Artikel Terkait
Wartawan Diduga Dianiaya Saat Liput MBG Pasar Rebo, Program Pemerintah Kembali Tuai Kontroversi
Dapur MBG Panakkukang Makassar Tutup, Ratusan Siswa Kehilangan Makan Gratis dan 50 Pekerja Dirumahkan
Menkeu Purbaya Ultimatum BGN: Anggaran MBG Tak Terserap Oktober Akan Ditarik, Presiden Prabowo Restui
BGN Bantah Isu 5.000 Dapur MBG Fiktif, Ungkap Sebenarnya Hanya Usulan yang “Rollback”
Kasus Keracunan MBG Makin Marak, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 18 dari 19 SPPG Bermasalah Tak Punya Sertifikat