WartaJatim.CO.ID - Polres Metro Tangerang Selatan bergerak cepat menangkap dua preman yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang.
Dikutip WartaJatim dari laman Tribratanews, respons sigap ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, yang menilai langkah tegas kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan masyarakat.
Ia juga mendorong penyelidikan lebih lanjut guna memastikan apakah aksi tersebut merupakan bagian dari pola premanisme yang lebih luas.
Polres Metro Tangerang Selatan menangkap dua pria berinisial S dan N yang diduga melakukan tindakan premanisme terhadap anak-anak TK di Permata Pamulang, Kecamatan Setu.
Baca Juga: Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional untuk Mudik Lebaran 2025
Kejadian ini berlangsung pada Jumat (14/2/2025) sore dan langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Kapolres Metro Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, menegaskan bahwa pihaknya segera bertindak setelah menerima informasi mengenai gangguan tersebut.
"Setelah mendapatkan informasi mengenai kejadian itu, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kasus ini," ujarnya, Sabtu (15/2/2025).
Menanggapi penangkapan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Ia menilai tindakan tegas ini dapat memberi efek jera bagi pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Satlantas Polresta Malang Kota Tindak Tegas Pelanggar Nopol Palsu di Jalan Soekarno-Hatta
"Saya mengapresiasi kerja cepat Polres Metro Tangsel yang langsung menangkap dua pelaku. Ini langkah tegas yang memang seharusnya dilakukan agar masyarakat tidak merasa terancam oleh aksi premanisme di jalanan," kata Rano dalam keterangannya, Minggu (16/2/2025).
Rano juga meminta kepolisian menyelidiki lebih dalam apakah kedua pelaku merupakan bagian dari kelompok yang lebih besar.
Ia khawatir kejadian serupa bukan insiden tunggal, melainkan pola yang sudah berulang di berbagai wilayah.
"Polisi perlu menyelidiki apakah ada keterlibatan organisasi dalam aksi ini. Saya khawatir kejadian seperti ini bukan insiden satu-dua kali, melainkan sudah berulang dan merugikan masyarakat. Jika ada indikasi mereka sering bertindak semena-mena, harus segera diantisipasi. Jangan sampai ada kelompok yang merasa kebal hukum dan mengganggu ketertiban umum," tegas legislator dari Dapil Banten III itu.