• Sabtu, 18 April 2026

Aki Kering vs Aki Basah: Baca Dulu Fakta, Harga Terkini, dan Saran Ahli Sebelum Membeli

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:10 WIB
Aki adalah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik dalam kendaraan.  ((Freepik/freepik))
Aki adalah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik dalam kendaraan. ((Freepik/freepik))

 

WartaJatim.CO.ID - Bagi pemilik kendaraan, aki bukan sekadar “kotak listrik” yang menempel di ruang mesin. Komponen ini bertanggung jawab menyalakan mesin sekaligus menghidupi ekosistem kelistrikan mulai dari lampu, klakson, hingga perangkat elektronik tambahan. Ketika aki tidak prima, performa kendaraan akan menurun drastis, bahkan berujung mogok di tengah jalan.

Inti Isu: Dua Jenis, Dua Karakter

Di pasaran, aki terbagi dalam dua kubu utama: aki kering dan aki basah. Keduanya sama-sama menyuplai daya, tetapi memiliki konstruksi, karakter, dan kebutuhan perawatan yang berbeda jauh.

Aki kering memakai elektrolit berbentuk gel. Karakter gel ini membuat cairan tidak mudah menguap sehingga lebih stabil dalam pemakaian.

Sifatnya maintenance free pemilik kendaraan tak perlu mengisi ulang cairan secara berkala. Umur pakai aki kering umumnya berada di rentang 1 hingga 2 tahun, sangat bergantung pada pola penggunaan dan kondisi kendaraan.

Baca Juga: Distribusi Mobil pada Juli 2025 Tembus 60 Ribu Unit, Pasar Otomotif RI Menggeliat

Sebaliknya, aki basah memanfaatkan elektrolit mirip air. Konsekuensinya, cairan lebih mudah berkurang dan membutuhkan pengecekan rutin serta penambahan jika volume turun.

Jika dibiarkan kering, kapasitas aki akan menurun, dan pada titik tertentu bisa memicu kendaraan mogok. Kelebihannya, harga aki basah biasanya lebih ekonomis dibanding aki kering.

Dampak untuk Pengguna: Praktis vs Ekonomis

Pilihan jenis aki akan berimbas pada pengalaman berkendara harian. Aki kering menawarkan kepraktisan bagi mereka yang tidak ingin repot mengurus perawatan berkala. Aki basah memberi opsi hemat di awal pembelian, namun menuntut disiplin perawatan agar performa tetap terjaga.

Baca Juga: Optimalisasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bondowoso: Sinergi Pemkab dan Pemprov Jatim Sambut HUT RI ke-80

“Aki kering unggul dalam hal kepraktisan karena minim perawatan pemilik kendaraan tidak perlu menambah cairan secara rutin,” demikian tertulis dalam materi yang kami terima.

“Sementara itu, aki basah membutuhkan perhatian berkala, tetapi dari sisi harga relatif lebih ramah di kantong.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X