• Sabtu, 18 April 2026

Pemkot Surabaya Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2027: Optimisme dan Kesiapan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 27 Februari 2025 | 12:55 WIB
Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027 (Foto: surabaya.go.id)
Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027 (Foto: surabaya.go.id)

Hidayat juga menekankan bahwa Surabaya belum pernah menjadi tuan rumah Porprov Jatim sebelumnya, berbeda dengan daerah lain seperti Banyuwangi yang sudah menjadi tuan rumah pada 2015.

"Tidak pernah sama sekali, kan Banyuwangi sudah 2015, Surabaya belum pernah sama sekali. Kita mohon juga Ketua KONI Jatim dan Gubernur Jatim supaya bisa mendukung Kota Surabaya," harapnya.

Baca Juga: 7 Kampus Swasta Populer di Malang: Pilihan Cerdas untuk Masa Depan Cerah

Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Hoslih Abdullah, menegaskan bahwa Surabaya telah mengajukan diri untuk kedua kalinya sebagai tuan rumah Porprov Jatim.

"Mudah-mudahan ini kami mengusulkan tuan rumah Porprov Jatim 2027, mengusulkan untuk kedua kalinya. Karena Surabaya belum pernah menjadi tuan rumah," kata Cak Dul, panggilan akrabnya.

Cak Dul menjelaskan bahwa pada Porprov Jatim pertama di tahun 2007, Surabaya hanya menjadi lokasi penyelenggaraan, sementara pihak penyelenggara adalah Jawa Timur.

"Porprov Jatim pertama itu Jawa Timur yang menjadi tuan rumah, kita (Surabaya) hanya ketempatan, bukan menjadi tuan rumah," jelas dia.

Ia menambahkan bahwa Surabaya memiliki banyak keunggulan yang membuatnya layak menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2027, termasuk ketersediaan venue olahraga yang berlimpah dan rencana pembangunan sport center baru.

Baca Juga: Ribuan Warga Jombang Rayakan Grebeg Apem Megengan Menyambut Ramadan 1446 H

"Kita kalau venue kan banyak, terus insyaallah nanti mudah-mudahan sport center akan segera dibangun," ungkapnya.

Cak Dul juga menilai bahwa keberadaan sport center di Surabaya akan sangat bermanfaat bagi dunia olahraga di Jawa Timur, terutama dalam mendukung latihan atlet Puslatda (Pemusatan Latihan Daerah).

"Nah, itu kan penggunaannya bisa disinergikan, misalkan untuk latihan-latihan atlet Puslatda Jawa Timur. Kita venue-venue kan banyak, ini bisa disambungkan. Jadi kalau disentralisasi di Surabaya semua pengawasannya lebih mudah dan itu bisa membantu meningkatkan prestasi di Jawa Timur," jelasnya.

Selain kesiapan infrastruktur, Cak Dul mengungkapkan bahwa Kota Surabaya juga memiliki kontribusi besar dalam perolehan medali di ajang olahraga.

Baca Juga: Video Ibu Guru Salsa Joget Tanpa Busana Viral: Apa yang Terjadi?

"Kemarin (PON Aceh-Sumut 2024) kita mendapatkan 71 medali emas dari total 146 medali emas, jadi sekitar 48 koma sekian persen," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Pemerintah kota Surabaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X