WartaJatim.CO.ID - Sebuah sesi latih tanding pencak silat istimewa berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Selatan pada Minggu (19/4), mempertemukan sekitar 40 pesilat lokal dari Surabaya dengan 25 atlet nasional dari Malaysia.
Dikutip WartaJatim dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Kegiatan ini menjadi bagian penting persiapan tim Malaysia menuju Kejuaraan Asia di Vietnam serta SEA Games 2025 di Thailand.
Utamanya menjadi ajang pemanasan bagi pesilat Surabaya menjelang Porprov IX/2025.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Sumenep Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Komisi Informasi Periode 2025-2029
Pada Minggu (19 April 2025), arena latihan pencak silat di kawasan pusat perbelanjaan Surabaya Selatan dipenuhi semangat kompetisi saat tim nasional pencak silat Malaysia bertemu dengan pesilat lokal dari kota pahlawan, Surabaya.
Sekitar 65 atlet—25 dari Malaysia dan 40 dari Surabaya—beradu teknik dalam pertandingan persahabatan yang sarat makna.
Kehadiran tim silat asal Negeri Jiran ini bukan tanpa tujuan; mereka tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi dua ajang bergengsi internasional, yaitu Kejuaraan Asia yang akan digelar di Vietnam serta SEA Games pada Desember mendatang di Thailand.
Baca Juga: Rapat Koordinasi Forkopimka Giligenting: Strategi Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa Melalui Dana Desa
Bambang Haryo Soekartono, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Surabaya, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
Menurut Bambang, pertandingan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus tolok ukur kemampuan para atletnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX tahun 2025 yang akan berlangsung di Malang Raya.
“Kami melakukan pertandingan persahabatan dan saling berbagi teknik,” ujar Bambang Haryo Soekartono secara langsung kepada media.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Sumenep Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Komisi Informasi Periode 2025-2029
Ia menambahkan bahwa selama tujuh partai tanding telah dilaksanakan, tim pencak silat Kota Pahlawan berhasil memenangkan tiga partai sementara empat lainnya dimenangkan oleh tim nasional Malaysia.
“Ini membuktikan bahwa atlet-atlet kami mampu bersaing dengan tim nasional Malaysia, yang notabene pernah menjadi juara dunia,” ungkap Bambang penuh keyakinan.
Lebih lanjut ia menegaskan optimisme terhadap target medali Porprov mendatang.
Baca Juga: Deretan Promo Hari Kartini 2025 di Kota Malang yang Wajib Kamu Nikmati!
“Jika sebelumnya kami memperoleh enam medali emas, kali ini kami menargetkan tujuh emas.”
Latih tanding kali ini juga dianggap sebagai ajang pemanasan sekaligus evaluasi kesiapan para pesilat agar dapat tampil maksimal sesuai standar nasional maupun internasional.
Dengan momentum positif tersebut, komunitas pencak silat Kota Surabaya berharap dapat terus meningkatkan kualitas atletnya melalui kolaborasi dan kompetisi sehat seperti latih tanding bersama negara tetangga ini. (Kar)
Artikel Terkait
Sejarah Olahraga Silat di Indonesia: Dari Asal Usul Hingga Saat Ini
Kenalan Lebih Dekat Dengan Bintang Silat Indonesia
Drama Malaysia 'Bidaah': Antara Isu Sensitif dan Klarifikasi Sang Produser
Kekompakan Perguruan Pencak Silat di Madiun: Menjaga Warisan Budaya dan Mendorong Perekonomian Lokal Melalui Silaturahmi
Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan "Kabinet Surabaya Berkah" dengan Kepala PD yang Memiliki Target Jelas dan Terukur untuk Mewujudkan Birokrasi yang Efekti