Selain itu, pengawasan penghuni kos memudahkan pemerintah memberikan intervensi secara tepat sasaran, terutama bagi warga miskin atau pra-miskin yang ingin disekolahkan hingga lulus sarjana pada tahun 2026.
“Karena di tahun 2026 saya maunya satu warga miskin dan warga pra miskin disekolahkan sampai lulus sarjana. Makannya nanti dilihat yang benar-benar miskin yang mana, karena saya ingin di tahun 2026 nanti warga saya sejahtera,” tutur Cak Eri.
Di akhir pengarahan, Wali Kota Eri menekankan pentingnya menguatkan nilai-nilai Pancasila melalui program Kampung Pancasila untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
“Tolong Kampung Pancasila ini dikuatkan, nilai-nilai Pancasila adalah nilai-nilai yang luhur. Maka dengan bagian-bagian itu lah (nilai Pancasila) nanti yang berhubungan dengan mengganggu (keamanan dan ketertiban) ini bisa kita hindari,” pungkasnya. (gha)
Artikel Terkait
Surabaya Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Wali Kota Eri Apresiasi Paskibraka dan Dorong Kampung Pancasila
Kemendagri Apresiasi Kampung Pancasila Surabaya sebagai Model Penguatan Siskamling dan Kamtibmas Kota
Wali Kota Eri Cahyadi Apresiasi 37 Warga Surabaya Penjaga Keamanan dan Dorong Program Kampung Pancasila
Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Rumah Kos dan Kontrakan dengan Libatkan RT RW
Pemkot Surabaya Perkuat Pendataan Warga Non-Permanen di Kos-Kosan dan Kontrakan