• Sabtu, 18 April 2026

Semifinal Pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025 Digelar di Balai Pemuda, Ratusan Pemuda Antusias Jadi Duta Pariwisata Kota Pahlawan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 29 September 2025 | 12:57 WIB
Ajang Cak dan Ning Surabaya 2025 Usung Tema The Soul of Collaboration, Final 11 Oktober (Foto: surabaya.go.id)
Ajang Cak dan Ning Surabaya 2025 Usung Tema The Soul of Collaboration, Final 11 Oktober (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar ajang pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025 yang kini resmi memasuki tahap semifinal.

Kompetisi tahunan ini tidak hanya menjadi acara prestisius, tetapi juga wadah bagi generasi muda Kota Pahlawan untuk menunjukkan bakat sekaligus mengemban peran sebagai duta pariwisata dan kebudayaan Surabaya.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyampaikan bahwa tahap semifinal dijadwalkan berlangsung di Balai Pemuda pada Jumat (26/9/2025) malam.

Baca Juga: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Hadiri Wisuda ITN Malang, Dorong Lulusan Terapkan Ilmu dan Disiplin dalam Pembangunan Bangsa

“Nanti 11 Oktober 2025 finalnya. Karena saat ini para peserta juga sedang mengikuti proses karantina pada 7-12 Oktober 2025,” kata Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa animo generasi muda Surabaya tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 294 peserta telah mengikuti proses seleksi sejak awal.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 pasang atau total 50 orang akan lolos ke babak semifinal, sebelum akhirnya dipilih kembali menjadi 14 finalis untuk tampil di Grand Final.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin Lepas Persema Legend U-50 Menuju Reunion Match Piala Wali Kota Solo 2025

Adapun kategori yang diperebutkan antara lain Cak Surabaya dan Ning Surabaya, Wakil I, Wakil II, Wakil III, serta kategori tambahan seperti Berbakat, Persahabatan, dan Favorit.

Seluruh peserta harus melewati seleksi ketat mulai dari penilaian cara berbicara, penampilan busana, kemampuan berjalan, keterampilan komunikasi, hingga pengetahuan mengenai sejarah dan pariwisata Kota Surabaya.

“Jadi dinilai mulai dari tata cara berbicaranya, tata busananya, berjalan, berkomunikasi, kemudian pengetahuannya soal Kota Surabaya juga. Jadi tidak sembarangan seleksinya,” ujar Hidayat.

Baca Juga: Wali Kota Malang Kukuhkan Pengurus Dekranasda 2025–2030 untuk Perkuat UMKM Kriya dan Dorong Kerajinan Lokal Mendunia

Selain menjadi ajang persaingan bakat, para pemenang nantinya akan mendapat peran penting sebagai duta pariwisata. Mereka akan dilibatkan dalam memperkenalkan berbagai potensi wisata, sejarah, serta kebudayaan Surabaya ke masyarakat luas.

Ketua Dewan Kehormatan Cak dan Ning Surabaya, Berry Febrio Silvio Pariela, mengungkapkan bahwa pemilihan tahun ini mengusung tema “The Soul of Collaboration”.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X