WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menghadiri pertemuan rutin Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Ke-XI Muslimat NU se-Jawa Timur yang digelar di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, pada Sabtu (4/10/2025).
Acara HIDMAT Ke-XI ini tidak hanya dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, tetapi juga oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menandai dukungan pemerintah terhadap peran Muslimat NU di bidang keagamaan dan sosial.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada seluruh kyai dan nyai yang telah menyelenggarakan HIDMAT Ke-XI Muslimat NU di Kota Surabaya.
Baca Juga: Kredit Konsumer BRI Tembus Rp216,26 Triliun per Agustus 2025, Didorong Kinerja BRIguna dan KPR
“Alhamdulillah berkah untuk Surabaya di hari ini, karena sudah diadakan acara pertemuan HIDMAT Muslimat NU. Ketika da’i-da’i ini berkumpul, maka insyaallah Surabaya tambah berkah,” kata Wali Kota Eri.
Dalam kesempatan ini, Cak Eri menyampaikan bahwa Surabaya baru saja ditetapkan sebagai Kota Wakaf pertama di Jawa Timur.
Bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Surabaya, pemerintah kota telah mencatat sekitar 100 petak tanah yang sudah diterbitkan sertipikat wakafnya.
Baca Juga: Drainase Pasar Madyopuro Tak Berfungsi, DPRD Kota Malang Rendra MS Desak Pemkot Segera Bertindak
“Ketika dikumpulkan, hanya dalam waktu satu jam Pak Kyai, wakaf yang terkumpul sudah ada Rp1,5 miliar. Semoga ini dalam waktu dekat bisa terkumpul wakaf ini sehingga dapat menggerakkan ahlussunnah waljamaah di Kota Surabaya,” ujar Wali Kota Eri.
Selain itu, Cak Eri menekankan pentingnya program Kampung Pancasila yang dijalankan Pemkot Surabaya untuk mendorong warga bergotong-royong peduli sesama, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lingkungan sehat, dan menjaga keamanan perkampungan.
Menurut Wali Kota, pembangunan Kota Surabaya tidak akan berjalan optimal tanpa akhlak yang baik, sehingga ia mengajak Muslimat NU untuk berkolaborasi dalam program Kampung Pancasila, khususnya terkait pengelolaan anggaran untuk kebutuhan warga.
“Insyaallah di Kampung Pancasila maka pergerakan ini nanti saya akan berkolaborasi dengan Muslimat NU Kota Surabaya. Jadi kalau ada anggaran-anggaran yang terkait dengan permakanan dan lain-lain, saya minta Muslimat NU bisa menjadi bagian membangun kekuatan di Kota Surabaya,” jelasnya.
Cak Eri meminta seluruh Muslimat NU yang hadir untuk mendoakan Kota Surabaya agar warganya semakin guyub, kuat, dan sejahtera.
Artikel Terkait
Pemkot Surabaya Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2025, Wali Kota Eri Cahyadi Tekankan Penanaman Nilai bagi Generasi Muda
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Bertakziah ke Rumah Duka Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Pemkot Surabaya Gelontorkan Beasiswa “Pemuda Tangguh” Rp71,5 Miliar untuk 16.787 Pelajar SMA/SMK/MA
Surabaya Resmi Luncurkan Program Kota Wakaf, Dana Rp1,2 Miliar dan 1,2 Hektar Tanah Terkumpul
Wali Kota Eri Cahyadi Tinjau Verifikasi Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Mahasiswa Surabaya