“Ada empat kaedah dalam stoikisme ini. Pertama hidup itu netral, yang mengendalikan adalah pikiran kita, bergantung bagaimana kita menafsirkannya. Implementasinya bagi seorang marketer adalah bisa menangkap peluang dari setiap masalah, kita harus baca peluang, dari sekecil apa pun masalahnya,” sebut Kum, panggilan Kurniawan Muhammad.
Baca Juga: PT PLN dan Wuling bermitra untuk percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Kurniawan juga menekankan pentingnya menerima kenyataan dan tidak bergantung pada validasi orang lain.
“Ketiga jangan bergantung pada validasi orang lain, artinya kita jangan menggantungkan kebahagiaan pada penilaian orang lain. Kalau kita ingin bebas, jangan biarkan opini orang lain mempengaruhi kita. Keempat fokuslah pada hal yang bisa dikendalikan,” jelasnya.
Pemaparan dari Puguh dan Kurniawan ini rupanya sangat menarik bagi peserta sarasehan. Terbukti pada sesi tanya jawab, mereka cukup antusias mengajukan pertanyaan.
Bahkan, acara ini cenderung dijadikan ajang untuk konsultasi bisnis. Rangkaian acara gathering dari pagi hingga sore ditutup dengan ramah tamah antar member IMA Chapter Malang. (bep)
Artikel Terkait
Audiensi DPRD Jatim: Puguh Wiji Pamungkas Terima Aspirasi Tiga Kelompok Masyarakat
Puguh DPRD Jatim Buka Suara di Rakercab PKS Klojen: Ini Pesannya....!
Puguh Wiji Pamungkas: Kode Etik DPRD Sebagai Landasan Integritas dan Kinerja Anggota Dewan
Ramai Protes Rencana PLTS Karangkates Malang, Puguh Pamungkas DPRD Jatim Angkat Bicara!
Muslimat NU Tunjuk Arifatul & Khofifah, Puguh Wiji Pamungkas DPRD Jatim: “Dua Tokoh Hebat!”