Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, mengonfirmasi bahwa pihaknya mengetahui adanya grup WhatsApp yang digunakan oleh para tersangka.
"Saya dengar tapi kurang tahu detailnya," ujar Harli saat dimintai keterangan pada Senin, 10 Maret 2025.
Meski begitu, penyelidikan masih berlangsung dan kemungkinan ada lebih banyak pihak yang akan terseret dalam kasus ini.
Baca Juga: Update Terbaru Korupsi Pertamina: Jaksa Agung Klaim Sedang ‘Bersih-bersih’ BUMN
Dengan skandal yang semakin berkembang, publik menantikan langkah hukum yang akan diambil oleh Kejaksaan Agung untuk memastikan kasus ini diselesaikan secara transparan dan adil.
(***)
Artikel Terkait
Berikan Nomer Pribadi, Direktur Utama Pertamina Minta Maaf
Simon Aloysius Mantiri: Profil dan Komitmen untuk Memperbaiki Pertamina
Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Imbau Publik untuk Tidak Terpengaruh Isu Negatif
Kejagung Periksa Lebih Banyak Saksi, Termasuk Influencer Fitra Eri, dalam Kasus Dugaan Korupsi Pertamina
Diperiksa Kejagung atas Dugaan Korupsi BBM Pertamina, Influencer Fitra Eri "Saksi dengan Keahlian Otomotif"
Update Terbaru Korupsi Pertamina: Jaksa Agung Klaim Sedang ‘Bersih-bersih’ BUMN