• Sabtu, 18 April 2026

Puncak Arus Mudik Diprediksi Mulai 28 Maret 2025, Kapolri Siapkan 2.835 Posko Pengamanan di Seluruh Wilayah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 12 Maret 2025 | 08:15 WIB
Rapat Kordinasi Lintas Sektoral (Foto : Tangkapan Layar humas.polri.go.id)
Rapat Kordinasi Lintas Sektoral (Foto : Tangkapan Layar humas.polri.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini menghadiri rapat lintas sektoral untuk mempersiapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi mulai 28 Maret hingga 30 Maret.

“Arus mudik antara 28 sampai dengan 30 Maret,” ujar Kapolri dalam keterangan resminya pada Senin (10/3/2025).

Baca Juga: Kesiapan Operasi Ketupat 2025: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Siapkan Strategi Optimal untuk Mudik Lebaran di Seluruh Indonesia

Selain itu, Polri juga telah memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2025, yang diprediksi akan berlangsung pada 5 hingga 7 April mendatang.

“Puncak arus balik di tanggal 5 sampai 7 April 2025. Oleh karena itu, kita melaksanakan rencana kegiatan Operasi Ketupat yang dibagi menjadi dua versi,” jelas Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa Operasi Ketupat 2025 akan dilaksanakan dengan penyesuaian di berbagai wilayah.

Baca Juga: Korlantas Polri Siapkan 2.400 Pos Pengamanan dan Pelayanan untuk Mudik Lebaran 2025 di Seluruh Indonesia

Wilayah dari Lampung hingga Bali akan menggelar Operasi Ketupat selama 17 hari penuh.

“Sedangkan untuk polda yang lain akan dilaksanakan 14 hari dimulai tanggal 23 (Maret) untuk yang 8 polda dan tanggal 26 Maret untuk yang 28 polda lain,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menjamin bahwa jajarannya siap untuk mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Arahkan Peningkatan Layanan Infrastruktur dan Kesehatan Menjelang Musim Mudik Lebaran

Sebanyak 2.835 posko pengamanan akan didirikan selama Operasi Ketupat berlangsung.

“Secara umum tadi dilaporkan bahwa kegiatan pengamanan kita kali ini melibatkan kurang lebih 2.835 posko terdiri dari 1.738 pospam, 788 posyan, dan 309 pos terpadu serta mengamankan 126.736 objek pengamanan,” terang Kapolri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: humas polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X