• Sabtu, 18 April 2026

WFA Efektif Redakan Macet! Bima Arya Ungkap Mudik Lebaran 2025 Lebih Lancar Berkat Kebijakan Ini!

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 4 April 2025 | 08:25 WIB
Ilustrasi foto kemacetan lalu lintas - Wamendagri klaim WFA efektif mengurangi kemacetan arus mudik Lebaran 2025. (Unsplash/Jacek Dylag)
Ilustrasi foto kemacetan lalu lintas - Wamendagri klaim WFA efektif mengurangi kemacetan arus mudik Lebaran 2025. (Unsplash/Jacek Dylag)

WartaJatim.CO.ID – Setelah merayakan momen mudik Lebaran, kini saatnya mempersiapkan diri untuk kembali ke rutinitas kerja. Arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan mengalami puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

Untuk menghindari kemacetan yang parah, pemerintah melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas berupa sistem one way, contraflow, dan ganjil-genap yang akan diberlakukan mulai Kamis, 3 April 2025.

Baca Juga: Idul Fitri 2025: Meriahnya Tradisi Ronjok Sayak di Bengkulu Saat Lebaran

Berdasarkan pengumuman dari Korlantas Polri, rekayasa lalu lintas one way akan berlaku mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB.

Tol Kalikangkung Km 414 hingga Tol Cikampek Km 70 akan menjadi jalur utama untuk sistem one way ini. Tujuannya adalah untuk mempermudah aliran kendaraan yang kembali ke Jakarta dan kota-kota besar lainnya, mengingat volume kendaraan yang diprediksi meningkat tajam.

Baca Juga: Open House Bupati Bondowoso: Momen Spesial untuk Mempererat Silaturahmi antara Pemerintah dan Masyarakat

Selain itu, pemerintah juga menerapkan sistem contraflow pada Tol Jakarta-Cikampek dari Km 47 hingga Km 70. Skema ini akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap harinya selama periode tersebut.

Dalam sistem contraflow, beberapa lajur di jalur yang biasanya digunakan kendaraan dari arah Jakarta akan dibuka untuk kendaraan yang datang dari arah sebaliknya.

Baca Juga: Idul Fitri 1446 H: Bakdo Kupat, Tradisi Lebaran di Jawa yang Sarat Makna

Tujuannya adalah untuk mengurangi penumpukan kendaraan yang menuju ke arah ibu kota.

Lebih lanjut, untuk meminimalisir kemacetan, sistem ganjil-genap akan diterapkan sepanjang Tol Kalikangkung Km 414 hingga Tol Cikampek Km 70, berlaku 24 jam penuh dari 00.00 WIB hingga 24.00 WIB pada periode yang sama.

Baca Juga: Ribuan Umat Muslim Penuhi Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso untuk Sholat Ied Idul Fitri 1446 H Bersama Bupati dan Pejabat Daerah

Skema ini mengharuskan kendaraan dengan nomor polisi ganjil hanya dapat melintas pada tanggal ganjil, sementara kendaraan dengan nomor polisi genap hanya dapat melintas pada tanggal genap.

Menanggapi kebijakan tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, "Dengan ini, kami secara resmi menutup sistem one way nasional pagi ini, selanjutnya, kami akan fokus pada persiapan untuk arus balik Lebaran. Kami berharap rekayasa ini dapat memberikan kelancaran bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta dan kota besar lainnya."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X