• Sabtu, 18 April 2026

Isu Abu Janda Jadi Komisaris BUMN Gegerkan Medsos! JMTO Bantah Keras, Said Didu: Kriteria Jabatan Rusak!

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Senin, 7 April 2025 | 17:08 WIB
Poster isu Permadi Arya alias Abu Janda jadi Komisaris Jasa Marga yang beredar di medsos. (X.com/@masBRO)
Poster isu Permadi Arya alias Abu Janda jadi Komisaris Jasa Marga yang beredar di medsos. (X.com/@masBRO)

“Betapa rusaknya kriteria mengangkat jabatan saat ini,” tulis Said Didu dalam cuitannya pada Senin (7/4/2025), menanggapi maraknya kabar tersebut.

Baca Juga: Viral! Abu Janda Dikabarkan Jadi Komisaris JMTO, Jasa Marga Buka Suara: Tidak Ada Pengangkatan Resmi!

Komentar Said Didu itu pun memantik diskusi lanjutan di kalangan netizen.

Beberapa pengguna media sosial menyayangkan bagaimana sebuah informasi yang belum diverifikasi bisa begitu cepat menyebar dan menciptakan opini publik yang bias.

Sementara sebagian lainnya menyoroti bagaimana proses rekrutmen di tubuh BUMN kini rentan disusupi kepentingan non-profesional, meskipun dalam kasus ini sudah dipastikan sebagai kabar bohong alias hoaks.

Baca Juga: Heboh! Lisa Mariana Ngaku Punya Anak dari Ridwan Kamil, Bongkar Nafkah yang Mendadak Terhenti Selama 8 Bulan

Belum diketahui secara pasti siapa pihak yang pertama kali menyebarkan poster tersebut.

Namun banyak yang mencurigai bahwa hal ini bisa jadi merupakan bentuk upaya pencitraan atau bahkan disinformasi politik yang dikemas dengan gaya viral di media sosial.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Permadi Arya belum memberikan pernyataan terbuka mengenai poster dan isu yang melibatkan namanya.

Baca Juga: Viral! Lisa Klaim Ridwan Kamil Langsung Slow Respon Setelah Dengar Kabar Kehamilan: “Dulu Chat Tiap Hari, Sekarang Diam”

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya verifikasi informasi di era banjir data seperti sekarang.

Masyarakat dituntut untuk lebih jeli dan tidak langsung percaya pada konten yang beredar, terlebih jika mengatasnamakan institusi negara atau jabatan publik.

Di tengah era digital yang serba cepat, satu unggahan bisa menimbulkan kegaduhan nasional.

Baca Juga: Prabowo Ngaku Paling Bahagia: Harga Sembako Terkendali, Lebaran Aman, Rakyat Tenang Makan Ketupat!

Maka dari itu, transparansi dan klarifikasi seperti yang dilakukan JMTO perlu terus dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X