Ia mengajak publik untuk tidak melupakan sejarah dan menjadikannya fondasi dalam memperkuat kerja sama bilateral di masa depan.
“Mengapa sejarah ini penting untuk ditengok kembali? Karena bangsa yang besar, adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah,” tegas Teddy dalam unggahannya.
Teddy pun mengakhiri refleksinya dengan harapan besar terhadap hubungan Indonesia dan Rusia. Ia menulis, “Ke depannya, semoga kemitraan Indonesia dan Federasi Rusia terus tumbuh, menguat, dan membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua bangsa.”
Kehadiran Teddy dalam lawatan ini menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak hanya bicara masa kini, tapi juga tentang jejak sejarah dan narasi panjang yang perlu terus dirawat.
(ASR)