• Sabtu, 18 April 2026

Kemlu Pastikan WNI di Nepal Aman, Siapkan Opsi Pemulangan Jika Situasi Memburuk

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 23 September 2025 | 11:19 WIB
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, ungkap kondisi WNI di Nepal. (Tangkapan layar YouTube MoFA Indonesia)  (Tangkapan layar YouTube MoFA Indonesia)
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, ungkap kondisi WNI di Nepal. (Tangkapan layar YouTube MoFA Indonesia) (Tangkapan layar YouTube MoFA Indonesia)

wartajatim.co.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman, meskipun negara tersebut masih dilanda gejolak politik dan aksi protes besar-besaran.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menyebut ada 57 WNI di Nepal saat ini, di mana 43 orang di antaranya merupakan delegasi pertemuan internasional. Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan WNI yang menjadi korban.

“Berdasarkan komunikasi terakhir, tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar Judha kepada awak media di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga: Kemlu RI Intensif Koordinasi dengan Peru, Usut Tuntas Kematian Staf KBRI Zetro Leonardo

Opsi Evakuasi Terbuka Dengan kondisi Nepal yang mulai kondusif dan Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu sudah kembali beroperasi, pemerintah menyiapkan skema pemulangan jika dibutuhkan.

“Kita terus menyiapkan langkah kontingensi. Informasi yang diterima, situasi sudah relatif membaik, bandara sudah dibuka. Kita doakan semoga makin baik,” jelas Judha.

Meski begitu, ia menekankan evakuasi hanya akan dilakukan jika situasi kembali memburuk. “Kita pantau situasi, evakuasi dilakukan jika dibutuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Ketua BEM UI: Indonesia Sedikit Lagi Bisa Masuk Titik Ledakan Aksi Massa

Imbauan kepada WNI di Nepal Kemlu juga mengeluarkan imbauan resmi agar WNI tetap waspada. Masyarakat Indonesia di Nepal diminta menunda aktivitas di luar rumah dan menghindari titik demonstrasi.

Sebagai antisipasi, Kemlu menyediakan kontak darurat KBRI Dhaka serta Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu untuk memudahkan komunikasi bagi WNI yang membutuhkan pertolongan cepat.

Latar Belakang Krisis di Nepal Kerusuhan di Nepal belakangan ini dipicu oleh aksi protes besar yang berujung bentrok dan pembakaran. Laporan resmi menyebut 22 orang tewas dan 200 orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Pasca Aksi Demo, DPR Siap Bahas 17+8 Tuntutan Rakyat dalam Rapat Evaluasi Bersama Pimpinan Fraksi

Situasi semakin genting ketika militer mengambil alih kekuasaan, setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli, Presiden Ram Chandra Poudel, serta sejumlah pejabat senior memilih mundur dari jabatannya. Kemlu memastikan akan terus memantau kondisi terkini, sekaligus menyiapkan opsi pemulangan demi keselamatan WNI di Nepal.

(FN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X