• Sabtu, 18 April 2026

Soal Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kapolda Metro Jaya dan Wamenko Polkam Minta Tak Dikaitkan dengan Terorisme

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 13 November 2025 | 14:26 WIB
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus buka suara soal isu terorisme di insiden ledakan SMAN 72 Jakarta.   ((Instagram/lodewijkfreidrichpaulus))
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus buka suara soal isu terorisme di insiden ledakan SMAN 72 Jakarta. ((Instagram/lodewijkfreidrichpaulus))

WartaJatim.CO.ID - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus, angkat bicara soal isu terorisme yang muncul pasca ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang, 7 November 2025.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan aksi teror. “Jangan jumping conclusion bahwa ini aksi teroris, belum. Kita belum sampai ke sana,” tegas Lodewijk kepada wartawan di lokasi kejadian.

Isu terorisme sempat beredar setelah muncul kabar penemuan dua senjata api laras panjang, pistol jenis revolver bertuliskan “Welcome To Hell”, serta bahan peledak di sekitar lokasi. Namun Lodewijk menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan benda-benda tersebut adalah senjata mainan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pastikan Pelaku Tak Terlibat Terorisme

“Itu senjata mainan, bukan senjata beneran. Setelah kami cek, ternyata mainan,” ungkapnya. Ia menambahkan, tim forensik masih bekerja untuk memastikan penyebab ledakan yang sempat mengagetkan warga dan jamaah salat Jumat di sekolah tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, juga menyampaikan agar publik menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat.

“Nanti akan ada kejelasan setelah semua tim di lapangan menemukan semua bahan dan data,” ujarnya di RS Islam Cempaka Putih.

Ia menambahkan, tim Gegana sudah diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi di area sekolah. “Anggota saya sudah sterilisasi, Gegana di lapangan, dan kita rapat dulu. Hasilnya nanti akan disampaikan,” katanya.

Baca Juga: Fakta Terbaru Teror Bom di 3 Sekolah Internasional Tangsel–Jakut: Nomor Asal Nigeria, Minta Tebusan Rp497 Juta

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya ledakan yang terjadi di waktu salat Jumat.

“Masih didalami, lagi disisir sama Gegana, ada SOP khusus, kami belum tahu asal muasal ledakan dari apa,” jelasnya.

Ledakan tersebut menyebabkan sedikitnya 54 orang menjadi korban, dengan beberapa di antaranya mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Yarsi serta RS Islam Cempaka Putih. Polisi telah membuka posko pengaduan bagi keluarga korban di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Ledakan Hebat di SMAN 72 Jakarta Utara! 54 Siswa Jadi Korban, Polisi Amankan Satu Pelaku dan Temukan Senjata Api

Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, aparat kepolisian bersama Kemenko Polkam berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi tanpa menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

(SW)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X