• Sabtu, 18 April 2026

Update Ledakan SMAN 72: Disdik DKI Terbitkan SE Keamanan Sekolah, Polisi Dalami Motif Terduga Pelaku

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 18 November 2025 | 11:27 WIB
Tangkapan Layar - Disdik DKI Jakarta terbitkan SE soal keamanan sekolah menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading.  ((Instagram/sma72jakarta)  )
Tangkapan Layar - Disdik DKI Jakarta terbitkan SE soal keamanan sekolah menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. ((Instagram/sma72jakarta) )

WartaJatim.CO.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran Nomor 38/SE/2025 sebagai langkah cepat merespons insiden ledakan yang terjadi di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading pada Jumat, 7 November 2025.

Peristiwa tersebut menciptakan kepanikan dan menggugah perhatian luas masyarakat mengenai keamanan lingkungan pendidikan, terlebih karena pelaku diduga merupakan salah satu siswa sekolah tersebut.

Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa surat edaran ini diterbitkan untuk memastikan seluruh sekolah tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia meminta satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman, mulai dari gangguan keamanan sederhana hingga kejadian ekstrem yang dapat membahayakan peserta didik.

Baca Juga: Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara: Pramono Anung Tegaskan Pelaku ABH Tak Ada Kaitannya dengan Bullying

Melalui edaran itu, Disdik menginstruksikan sekolah melakukan deteksi dini terhadap perilaku atau kondisi yang dinilai memiliki potensi risiko. Nahdiana menjelaskan bahwa kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua memegang peran penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih terjaga.

Ia meminta seluruh elemen pendidikan memberikan pendampingan emosional kepada siswa, terutama setelah terjadinya insiden yang berpotensi memengaruhi kenyamanan dan ketenangan belajar peserta didik.

Menurutnya, dukungan emosional dari lingkungan sekolah dan keluarga menjadi faktor penentu agar siswa tidak terbawa suasana cemas. Guru serta wali kelas juga diminta aktif mengamati perilaku siswa sehari-hari dan peka terhadap gejala yang menunjukkan tekanan mental atau perubahan sikap.

Baca Juga: ABH Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dipindahkan ke Ruang Rawat Biasa, Polisi Tunggu Kondisi Pulih untuk Pemeriksaan

Disdik menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas dalam respons pascaledakan. Sekolah diarahkan untuk membangun ruang aman bagi siswa, tempat di mana mereka dapat menyampaikan keluhan, ketidaknyamanan, atau bahkan tanda-tanda perundungan tanpa rasa takut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencegah tindakan kekerasan, perundungan, maupun perilaku ekstrem di lingkungan pendidikan.

Selain itu, Disdik mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu atau provokasi yang dapat memperkeruh situasi. Pihak sekolah diminta memastikan setiap informasi yang beredar dikonfirmasi kebenarannya sebelum disebarkan kepada orang tua maupun siswa.

Baca Juga: Ledakan SMAN 72 Jakarta Bikin Gempar, 96 Korban Luka dan Siswa Ramai-Ramai Minta Pindah Sekolah

Sementara itu, Kepolisian masih terus memproses penyelidikan terkait motif di balik ledakan yang menggemparkan SMAN 72. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pelaku yang tengah dalam perawatan medis merupakan siswa aktif sekolah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X