WartaJatim.co.id - Insiden tak terduga terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 6 April 2026.
Bagian atap di Terminal 3, tepatnya di area Gate 7, dilaporkan jebol hingga menyebabkan air hujan mengucur deras dari plafon.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah sejumlah pengunjung membagikan rekaman kondisi di dalam terminal yang tampak basah dan terganggu aktivitasnya.
Dalam video yang beredar, terlihat air mengalir cukup deras dari bagian atas plafon, menyerupai kebocoran besar yang membuat area sekitar menjadi licin.
Baca Juga: Aksi Heroik Satpam BRI Ajibarang Padamkan Minibus Terbakar Tuai Pujian
Akibat kejadian tersebut, mobilitas calon penumpang di sekitar Gate 7 sempat terganggu.
Salah satu penumpang yang berada di lokasi mengaku terkejut saat kejadian berlangsung.
“Kaget barusan, kebetulan mau boarding ke Singapura saat menunggu di Gate 7,” ujarnya.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bandara belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab jebolnya atap di Terminal 3 tersebut.
Baca Juga: Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok, Insiden Terjadi di Pesta Pernikahan Anak
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan infrastruktur publik, terutama di tengah intensitas curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di ruang publik maupun saat melakukan perjalanan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
(NR)
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Banjir Susulan di Batu Busuk Padang, Warga Sempat Terseret Arus
Pemkot Surabaya Kerahkan Damkar, DLH, dan BPBD Tangani Genangan Akibat Hujan Deras di Puluhan Titik Kota
Bupati Malang Sanusi Tinjau SDN 4 Sukowilangun Kalipare yang Ambruk Akibat Hujan Deras
Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Tanah Longsor di Kabupaten Pasuruan, Beberapa Rumah Rusak Parah
Banjir Bekasi Usai Hujan Deras, Aksi Anak-Anak Bermain Air Jadi Sorotan di Tengah 21 Ribu KK Terdampak
Hujan Deras Picu Banjir di Huntara Agam Sumbar, Warganet Soroti Sistem Drainase