WartaJatim.CO.ID - Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah.
Pada Jumat, 18 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa penurunan harga tiket pesawat bertujuan untuk mempermudah mobilisasi masyarakat.
Melalui anak perusahaannya, PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, perusahaan ini mendukung kebijakan penurunan harga tiket pesawat selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.
“InJourney siap mendukung kebijakan penurunan harga tiket pesawat untuk masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H. Kami berharap dapat menyukseskan kebijakan ini dengan memberikan penurunan tarif jasa kebandarudaraan,” kata Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Dukungan ini merupakan upaya besar InJourney untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Dengan penurunan harga tiket, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan selama bulan suci dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
“InJourney juga akan mempersiapkan bandara-bandara di bawah InJourney Airports untuk menyambut lonjakan kedatangan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, sehingga musim mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan menciptakan multiplier effect yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi,” tambah Maya Watono.
InJourney percaya bahwa aksesibilitas transportasi udara yang lebih baik akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung sektor pariwisata.
“InJourney Airports memberikan penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50% atas PJP2U dan tarif untuk pendaratan (landing fee) serta penempatan pesawat (parking fee) atau PJP4U untuk rute domestik. Kami berharap penurunan tarif ini akan mendorong penurunan harga tiket pesawat, yang pada akhirnya dapat membantu masyarakat yang hendak menggunakan jasa angkutan udara,” ungkap Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi.
Sebelumnya, pada Jumat (28/2), Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan penurunan harga tiket pesawat untuk memudahkan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.
Presiden menyatakan bahwa penurunan harga tiket pesawat akan diberlakukan selama dua pekan mendatang.
Perusahaan ini juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya dalam menciptakan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan langkah ini, InJourney berharap dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi.
Hal ini juga dikuatkan oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) saat kunjungannya ke Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (1/3).
Menko AHY menyampaikan bahwa pemerintah dan para stakeholder industri aviasi telah berkoordinasi untuk melakukan berbagai upaya sehingga ada penurunan harga tiket pesawat.
Upaya tersebut mencakup penurunan biaya kebandarudaraan, pengurangan harga avtur di 37 bandara, penurunan fuel surcharge, dan PPN sebagian ditanggung pemerintah.
Dijelaskan bahwa upaya tersebut secara agregat dapat menurunkan harga tiket pesawat ekonomi untuk tujuan domestik secara keseluruhan sebesar 13 hingga 14 persen.