Di sana, ia terdaftar sebagai tenaga medis yang berpraktik di salah satu klinik di Kabupaten Garut.
Hingga kasus ini viral, belum ada klarifikasi resmi dari pihak dr. Muhammad Syafril Firdaus maupun dari manajemen Klinik Karya Harsa.
Sementara itu, masyarakat dan aktivis perempuan mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan profesional, demi menjamin keadilan bagi para korban. (***)
Penulis: Nailul