• Sabtu, 18 April 2026

Dokter Kandungan di Garut Viral: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Saat USG

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 15 April 2025 | 18:28 WIB
Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Aksi Pelecehan Seksual Pada Pasien Saat Pemeriksaan (x/@kegblgnunfaedh)
Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Aksi Pelecehan Seksual Pada Pasien Saat Pemeriksaan (x/@kegblgnunfaedh)

WartaJatim.CO.ID- Seorang warganet di media sosial mengunggah video rekaman CCTV proses Ultrasonografi (USG) viral.

Dalam rekaman tersebut, diduga dokter yang berpraktik di Garut dengan inisial SF melakukan aksi pelecehan seksual dengan meraba bagian dada pasien hingga ia terkejut.

Menurut Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani diduga peristiwa di dalam video terjadi di tahun 2024.

Baca Juga: Sempat Coba Bunuh Diri, Dokter PPDS Unpad Pemerkosa Anak Pasien RSHS Kini Ditahan Polisi

"Saya harus periksa lagi pastinya kapan, tapi kalau tidak salah ini di tahun 2024. Kejadiannya bukan di RS milik pemerintah," ungkap Leli kepada wartawan di Lapangan Otista, Selasa, 15 April 2025.

Menurutnya, perisriwa tersebut diduga kuat terjadi di klinik swasta. Namun, dokter kandungan ini bekerja sam dengan Pemkab Garut dan berdinas di RS Malangbong.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin mengatakan polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Kita baru dapat infonya, semalam tadi. Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan," ungkap Joko.

Baca Juga: Jumlah Korban Dokter PPDS Bertambah Jadi Tiga, Dua Pasien Masih Dirawat di RSHS

Joko mengatakan, rencananya ia akan ke lokasi yang diduga tempat dokter melakukan pemeriksaan dan pelecehan terhadap korbannya.

"Kita ngecek ke lokasi tempatnya," katanya.

Hingga saat ini belum diketahui siapa korban dari aksi sang dokter. Pihak polisi menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (***)


Penulis: Rizki Amalia Putri Hidayat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X