wartajatim.co.id Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan keyakinannya bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya kepada media di Jakarta pada Selasa, 9 September 2025, Luhut menilai rekam jejak panjang serta pengalaman Purbaya di bidang ekonomi menjadi modal penting untuk mendukung agenda nasional.
“Saya yakin Pak Purbaya akan bisa berbuat banyak untuk membantu keinginan Bapak Presiden dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja,” kata Luhut.
Baca Juga: DPR Cecar Menkeu Purbaya soal Target Ekonomi 7 Persen, Ingatkan Dampak PHK
Menurut Luhut, Purbaya bukan hanya berpengalaman, tetapi juga dikenal sebagai pribadi yang memiliki integritas tinggi.
“Pak Purbaya orang baik, saya kira punya pengalaman yang bagus,” tambahnya.
Kedekatan karier Luhut dan Purbaya bukan hal baru. Sejak 2015, saat Luhut menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Purbaya sudah dipercaya mendampinginya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi.
Hubungan kerja itu berlanjut ketika Luhut dipindahkan menjadi Menko Kemaritiman pada 2016, di mana Purbaya kembali ikut serta.
Baca Juga: BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,1 Persen di 2025, Ekspor dan Investasi Jadi Andalan
Puncak karier Purbaya di bawah arahan Luhut tercatat ketika ia dipercaya menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Maritim dan Investasi sejak 2018 hingga 2020.
Kini, penunjukan Purbaya sebagai Menkeu RI menggantikan Sri Mulyani menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya di pemerintahan.
Tugas besar mengelola fiskal negara sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja menjadi tantangan utama yang menantinya.
Luhut menekankan, latar belakang panjang Purbaya di berbagai posisi strategis membuktikan kemampuannya untuk mengemban amanah baru tersebut.
Baca Juga: Ekonomi RI Q2 2025 Tumbuh 5,12%, Pertanian dan Industri Pengolahan Jadi Motor Penggerak