• Sabtu, 18 April 2026

Wamen ESDM Ungkap BBM Non-Subsidi di SPBU Swasta Kosong karena Konsumsi Naik 1,4 Juta KL

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Senin, 22 September 2025 | 11:21 WIB
Foto Ilustrasi - Wamen ESDM ungkap alasan kelangkaan BBM non-subsidi di SPBU swasta.   (Unsplash/mkumbwajr)
Foto Ilustrasi - Wamen ESDM ungkap alasan kelangkaan BBM non-subsidi di SPBU swasta. (Unsplash/mkumbwajr)

wartajatim.CO.ID – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta belakangan ini dilaporkan mengalami kekosongan pasokan BBM non-subsidi.

Kondisi ini dipicu lonjakan konsumsi masyarakat yang beralih dari BBM subsidi ke BBM non-subsidi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat terjadi seiring kebijakan penggunaan QR code untuk pembelian Pertalite.

 

Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan Alasan BBM Non-Subsidi di SPBU Swasta Mulai Langka

Menurutnya, aturan tersebut membuat sebagian pengguna beralih ke jenis bahan bakar non-subsidi.

“Peningkatan itu karena ada shifting. Pertamina mewajibkan menggunakan QR code. Sementara masyarakat perlu mendaftar, kemudian mungkin CC kendaraannya tidak sesuai,” ujar Yuliot kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu, 3 September 2025.

Ia menambahkan, pergeseran konsumsi dari BBM subsidi ke non-subsidi tidak dalam jumlah kecil. Berdasarkan perhitungan Kementerian ESDM, terjadi lonjakan konsumsi hingga 1,4 juta kiloliter.

“Menurut hitungan kami, shifting yang terjadi sekitar 1,4 juta kiloliter. Jadi itu yang menyebabkan ada peningkatan permintaan di badan usaha swasta,” jelasnya.

Baca Juga: Kurang dari 8 Jam di China, Presiden Prabowo Hadiri Parade Xi Jinping dan Langsung Pulang ke Indonesia

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman. Ia menilai masyarakat kini tidak sepenuhnya bergantung pada BBM subsidi.

Peningkatan konsumsi juga terlihat pada jenis BBM dengan RON di atas 90, termasuk yang dijual melalui SPBU swasta.

“Masyarakat kita ternyata saat ini tidak menggantungkan diri pada BBM subsidi. Mereka juga shifting ke jenis BBM di atas RON 90, termasuk di SPBU swasta,” kata Laode.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto Dilantik, Bahlil Beberkan Perbedaan dengan ESDM

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X