“Kuota ini sudah diberikan secara normal, namun ada kondisi di mana 110 persen itu habis sebelum akhir tahun,” ujar Bahlil.
Atas dasar itu, pemerintah meminta SPBU swasta bekerja sama dengan Pertamina untuk menjaga ketersediaan stok nasional. Ia menegaskan bahwa pembatasan impor dilakukan demi menjaga neraca komoditas dan kestabilan ekonomi.
“Pemerintah tetap melayani kebutuhan, tetapi melalui kolaborasi dengan Pertamina agar pasokan nasional tetap terjaga,” katanya.
Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan Alasan BBM Non-Subsidi di SPBU Swasta Mulai Langka
Hingga kini, Shell Indonesia masih menunggu hasil final negosiasi dengan Pertamina, sementara masyarakat berharap pasokan BBM kembali normal dalam waktu dekat.
(DP)
Artikel Terkait
Bondowoso Atasi Ketidaknormalan Distribusi BBM dengan Pengaturan Antrian dan Papan Informasi Real Time di SPBU
Dipakai untuk Penerbangan Rute Jakarta-Denpasar, Pertamina Perdana Kirim Avtur Ramah Lingkungan dari Minyak Jelantah
Biar Nggak Boros, Begini 4 Cara Jitu Menghemat BBM Mobil Matic yang Wajib Diketahui Pengemudi
BBM SPBU Swasta Kosong Meski Kuota Impor Naik 10%, Bahlil: Kalau Kurang Silakan Beli di Pertamina
Mobil Keluarga Terbaik di Indonesia 2025: Hemat BBM, Kabin Luas, Aman, dan Nyaman untuk Keluarga Besar