Baca Juga: Kelangkaan BBM di SPBU Shell: Kuota Impor Dibatasi, Pertamina Jadi Harapan Baru Pasokan Bensin
SPBU Swasta Sudah Dapat Kuota Impor 110 Persen
Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa SPBU swasta sebenarnya telah memperoleh kuota impor BBM sebanyak 110 persen dari tahun sebelumnya. Namun, stok itu habis lebih cepat dari perkiraan.
“Kuota ini sudah diberikan secara normal, namun ada kondisi di mana 110 persen yang diberikan itu habis sebelum 31 Desember,” ungkap Bahlil di kantor Kementerian ESDM, 19 September 2025.
Ia menambahkan, pemerintah memberikan izin agar SPBU swasta bisa tetap memperoleh pasokan melalui kolaborasi dengan Pertamina.
“Atas dasar itu, pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani lewat kerja sama dengan Pertamina,” kata Bahlil.
Baca Juga: ESDM Ungkap Alasan BBM di SPBU Swasta Masih Langka Meski Sudah Ada Kesepakatan dengan Pertamina
Dengan demikian, pemerintah menilai bahwa kelangkaan yang terjadi lebih disebabkan oleh hambatan teknis dan keputusan bisnis dari SPBU swasta, bukan karena keterlambatan pasokan dari Pertamina.
Menjaga Stabilitas Harga BBM Nasional
Pertamina memastikan akan tetap menjaga pasokan BBM nasional tanpa membebani masyarakat. “Kita tetap berkomitmen agar tidak ada kenaikan harga di masyarakat. Kolaborasi tetap menjadi kunci,” tutup Simon Mantiri.
(DP)
Artikel Terkait
Pengawasan Ketat BBM dan LPG oleh Pemkab Lumajang Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah untuk Lindungi Masyarakat
Pasokan BBM dan LPG Jawa Timur Aman Jelang Iduladha 1446 H, Pertamina Patra Niaga Siapkan Penyaluran Maksimal
Distribusi BBM di Bondowoso Tetap Aman dan Terkendali Meski Jalur Gumitir Ditutup, Sinergi Pemkab dan Pertamina Terus Dijaga
BBM SPBU Swasta Kosong Meski Kuota Impor Naik 10%, Bahlil: Kalau Kurang Silakan Beli di Pertamina
SPBU Swasta Mundur, Pertamina Gagal Jual Base Fuel Meski Sempat Ada Kesepakatan